Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, menyesalkan dilarang/dibubarkannya Organisasi Islam FPI (Front Pembela Islam) oleh Pemerintah.
Pun begitu, Sanni Abdul Fattah juga merasa gembira karena dihari yang sama pembubaran FPI oleh Pemerintah, muncul nama lain dengan singkatan yang sama, yaitu Front Persatuan Islam (FPI).
"Terkait pembubaran FPI oleh Pemerintah, sebenarnya umat Islam bukan tidak mau demo atau unjukrasa. Umat Islam mengalah. Tetapi kalau seperti ini terus kejadiannya, ada ketidakadilan, ada kezhaliman, fitnah adu domba antara umat Islam, bisa jadi nanti terjadi unjukrasa yang berakibat bisa membahayakan keamanan," tegas Sanni, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (7/1).
Menurut Pria yang akrab disapa dengan Ustadz Sanni ini, ia melihat banyak Undang Undang yang diloloskan oleh DPR. "Kita lihat kemarin, rakyat merasa ada ketidakberpihakan, seperti adanya Undang Undang KPK, Omnibuslaw, berapa juta mahasiswa yang ikut demo. Coba bayangkan bagaimana carutmarutnya itu. Belum lagi mau masuk Undang Undang pertanahan, coba kaji lagi. Belum lagi hutang menggunung, bahkan sampai sekarang janji janji Jokowi belum ada yang dipenuhinya sewaktu kampanye. Ini malah mau tiga periode," ucapnya.
Sebagai seorang tokoh agama di Kota Binjai, Ustadz Sanni menegaskan jika saat ini banyak para tokoh, Ulama, aktifis, Ustadz yang akan bergabung untuk mendeklarasikan Fron Persatuan Islam.
"Saya yakin ini akan menjadi semakin bertambah besar. Sedangkan untuk di Binjai, kita sudah siap dan tinggal menunggu momen yang tepat. Saya meyakini, Front Persatuan Islam bisa saja akhirnya menjadi induk ormas Islam," bebernya.
"Insyaallah akan kita buat (Front Persatuan Islam-red) di Kota Binjai dalam waktu dekat ini. Bahkan semua kawan kawan sudah siap. Kita berharap nantinya Ormas Ormas Islam yang ada di Binjai mengirimkan utusan di Front Persatuan Islam. Artinya ini semangat bersama. Mungkin kemarin yang sedang sibuk dengan urusan yang lain dengan di bubarkan FPI, kedepan semakin membuka matanya. Mari kita bersatu," sambung Ustadz Sanni.
Untuk melaksanakan hal itu, lanjut Ustadz Sanni, dirinya sudah melakukan lobi lobi serta mengajak Ulama dan aktifis untuk bermusyawarah.
"Kita harapkan Ustadz Ustadz bisa bekerja sama. Khususnya di Binjai ini, Front Persatuan Islam benar benar besar dan khusus bergerak di bidang Nahi munkar," ujarnya, seraya mengatakan jika hal itu akan dilaksanakan di Bulan Januari ini juga