Kades Hasinggaan Diduga Terlibat Illegal Logging Di Kawasan Hutan Lindung
Samosir (utamanews.com)
Oleh: Anung
Jumat, 06 Mar 2020 11:06
Sejumlah keping Kayu berada di halaman rumah Kepala Desa.
Maraknya penebangan pohon di kawasan hutan di Kabupaten Samosir mengakibatkan sering terjadinya longsor di beberapa Desa di Kabupaten Samosir. Hal itu tidak dipungkiri karena pohon yang sudah ditebang tidak bisa lagi menahan air jika hujan datang.
Berbeda dengan Desa Hasinggaan Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir.
Seorang masyarakat dari Dusun Binangara yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa pada hari Minggu tanggal 09 Februari 2020 sekira pukul 12.30 wib, 2 orang anggota Kades Hasinggaan mengangkut beberapa lembar kayu yang sudah menjadi papan menggunakan kapal kayu milik Ellin Simanjorang untuk dibawa ke Desa Hasinggaan.
''Kayu tersebut ditebang di kawasan hutan lindung yang tidak jauh dari Dusun Binangara, namun untuk apa digunakan papan itu saya enggak tahu menahu," katanya, Jumat (06/03/20).
Di tempat terpisah, salah seorang bermarga Simanjorang mengatakan bahwa dalam satu minggu ini sudah 3 kali turun masyarakat dari hutan Desa Hasinggaan dengan membawa kayu yang sudah menjadi broti.
"Adapun oknum masyarakat yang membawa kayu broti tersebut yakni bermarga Simarmata dan Sagala", ungkapnya.
Masih kata Simanjorang, kedua oknum penebang pohon tersebut membawa kayu dengan bantuan Kerbau dan diksanakan pada malam hari agar tidak diketahui oleh masyarakat sekitar.
"Mau sampai kapan seperti ini, hutan adalah paru-paru dunia, dimana aparat penegak hukum?" pungkasnya.
Saat dikorfirmasi kepada salah satu petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wil III Dolok Sanggul, mengatakan kegiatan penebangan hutan di kawasan hutan lindung itu merupakan tindakan melawan hukum.
''Oleh sebab itu, jika ada oknum masyarakat yang menebang pohon di hutan lindung supaya segera dilaporkan kepada kami, apalagi jika pohon tersebut diperjualbelikan maka sudah jelas illegal loging dan sudah bisa dilaporkan kepada pihak berwajib," terangnya dengan nada berat.