Jumat, 22 Mei 2026
KAHMI Binjai: Aksi mahasiswa indikasi sikap kritis dan responsif terhadap situasi dan kondisi bangsa
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 12 Apr 2022 16:52
Herry Dani
Istimewa

Herry Dani

Adanya unjukrasa damai ratusan mahasiswa, khususnya di Kota Binjai yang terjadi pada hari ini, hal itu mengindikasikan bahwa sikap kritis dan responsif mahasiswa terhadap situasi dan kondisi kebangsaan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Majelis Daerah Korps Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Binjai, periode 2021-2026, Herry Dani Lubis, saat dimintai keterangannya terkait unjukrasa damai yang dilakukan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam "Kesatuan Mahasiswa Kota Binjai" di Gedung DPRD Binjai, Selasa (12/4) pagi tadi. 

"Mereka (mahasiswa-red) sadar bahwa mahasiswa terpanggil untuk menyikapi permasalahan yang berkembang sebagai pengemban amanah penderitaan rakyat. Perlu diketahui, fungsi dan peran mahasiswa sebagai agent of social control maupun sebagai agent of social change," ungkap Herry Dani Lubis, Selasa (12/4) Sore. 

Sebagai salah seorang Dosen disalahsatu Perguruan Tinggi di Sumatera Utara, Herry Dani juga menegaskan bahwa Mahasiswa tidak boleh berdiam diri saja di kampus tanpa punya kepedulian terhadap masa depan Bangsa.
"Aksi unjukrasa tersebut sebagai refleksi mahasiswa yang merasa gerah dengan tingkah laku para elit, terutama yang mengeluarkan stetmen Pemilu ditunda, dan periode Presiden diperpanjang," tegasnya. 

Dirinya juga menilai, Pejabat yang mengeluarkan stetmen tersebut terkesan lebih memikirkan bagaimana kekuasaannya berjalan langgeng ketimbang memikirkan apa yang umumnya dirasakan masyarakat, seperti dampak Covid-19, miyak goreng langka dan mahal, Gas LPG dan BBM yang mengalami kenaikan, serta dibarengi dengan naiknya barang barang lainnya.

"Kehidupan masyarakat semakin berat dan sulit. Tapi mengapa pejabat atau penguasa tersebut bicara seenaknya. Padahal politik juga dibingkai oleh konstitusi. Gampang bicara bohong ke publik sehingga membuat kepercayaan publik kian lama kian berkurang terhadap Pemerintah," ujar Ketua KAHMI Kota Binjai, seraya menegaskan bahwa drama drama atau tontonan seperti itu harus segera dihentikan.

Sebagai seorang aktivis, Herry Dani juga meminta Pemerintah untuk lebih fokus terhadap pemulihan ekonomi, diikuti perbaikan sistem Pemilu/Pilkada, seperti mengkaji ulang atau menentukan apakah suara terbanyak sistem yang terbaik pilihan kita.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kenapa malah tidak berfikir memfilter secara selektif WNI yang boleh memilih, misalnya para pejabat seperti koruptor, pelaku kriminal, napi، pasien yang sakit kronis dan sebagainya tidak boleh memilih dalam hal penegakan hukum dan keadilan dan masih banyak lagi persoalan kebangsaan yang mesti diselesaikan secara cepat dan terukur, efisien dan efektif," demikian ungkap Herry Dani. 

Diketahui, ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam "Kesatuan Mahasiswa Kota Binjai" menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai, yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (12/4) pagi, sekira Pukul 09.30 Wib. 

Dengan mengenakan baju hitam dan memakai tanda pengenal pita kuning dilengan serta ikat kepala berwarna merah putih, para pengunjukrasa ini terus menyuarakan tuntutannya didepan gedung DPRD Binjai. 

iklan peninggi badan
Beberapa karton dan spanduk yang bertuliskan tuntutan mereka tampak terlihat dalam aksi damai ini. Dengan tetap disiplin Protokol Kesehatan, para pengunjukrasa juga menggunakan pengeras suara (Toa) untuk menyuarakan aksinya, seperti Menolak bahan pangan yang melonjak, meplak PPN 11%, menolak harga BBM yang melonjak, menolak 3 periode Presiden dan penundaan Pemilu. 
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later