Menurut Presiden Jokowi, mereka yang terpilih sebagai anggota Paskibraka adalah yang terbaik dari proses seleksi berjenjang yang cukup panjang. Mulai dari seleksi di Kabupaten Kota, naik ke Provinsi."Coba hitung dari berapa orang hingga muncul dua, bisa 60 kayak Jawa Tengah, kan Kabupatennya banyak bisa 70an misalnya. Yang punya Kabupaten banyak berarti kan kompetisinya, bersaingnya semakin ketat, tetapi itulah dunia, memang harus bersaing dan harus berkompetisi, siapa yang muncul terbaik itulah yang dipilih," tutur Jokowi saat bersilaturahim dengan Teladan Nasional dan para pendukung acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan RI, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/8) sore.
Negara pun, sambung Kepala Negara, juga berkompetisi dengan negara lain. Semua harus ingat itu, jangan dipikir negara ini tidak bersaing dengan negara lain. Dan yang bisa bekerja dengan cepat, bisa berprestasi dengan baik, itulah yang mendapatkan dari internasional.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meminta kepada para teladan dan anggota Paskibraka agar jangan takut bersaing. Bersaing dalam semua hal, misalnya kemudahan berusaha easy doing businness, bersaing kita dari 180 negara, ranking masih di angka 91.
"Ya tidak jelek-jelek amat tapi buat saya masih kurang. Masih jauh kalau 91 rangkingnya. Kemudian ranking apalagi," ujarnya.
Kalau yang terakhir, lanjut Presiden, bagus. Ranking untuk kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya ini wajib ditepuk tangani, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya kita ini di-ranking survei oleh OECD, ranking kita nomor 1.
"Biasanya yang pegang nomor 1 itu Swiss, negara-negara Eropa, ini nomor 1 Indonesia, ke-2 Swiss, ke-3 India, Luksemburg," ungkapnya.
Kemudian ranking untuk investasi, menariknya sebuah negara untuk investasi, menurut Presiden, yang melakukan penilaian adalah United Nation on Conference of Trade and Development, kita berada pada ranking ke-4. Ini juga sudah sangat baik dari 8 meloncat ke-4.
Itulah yang namanya kompetisi antar negara, lanjut Presiden Jokowi, sama seperti ranking dari, bertarung dari tingkat Kabupaten Kota, bertarung lagi di tingkat Provinsi kemudian bisa dikirim jadi Paskibraka nasional.
"Ini bukan sesuatu yang mudah, sangat sulit bersaing seperti ini saya tahu. Jadi kalau kemarin semua dilaksanakan denga lancar baik dan mendekati kesempurnaan ya saya kira itulah berkat latihan-latihan yang diberikan oleh instruktur kepada anak-anak, dan saya tidak mendengar sesuatu yang tidak baik, alhamdulilah semua berjalan dengan baik," pungkas Presiden Jokowi.
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.