Jumat, 22 Mei 2026
Inspektorat Paluta tak mau tanggapi aduan masyarakat soal dugaan proyek asal jadi di Sinabongan. Ada apa?
Paluta (utamanews.com)
Oleh: Umar Rambe Minggu, 26 Apr 2020 13:56
Umar Rambe

Pembangunan rambin (jembatan gantung) di desa Sinabongan, kecamatan Dolok, kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), asal jadi. Namun hingga kini, temuan LSM dan konfirmasi di lapangan oleh media ini tidak direspon oleh Inspektorat Kabupaten Paluta.

Media ini sudah mengkonfirmasi sejak beberapa hari yang lalu kepada Husni Afgani Hutasuhut, SE., dengan maksud mempertanyakan apakah yang bersangkutan sudah mengetahui tentang temuan masyarakat ini atau belum. Pesan yang dikirim ke akun WhatsApp-nya sudah ceklis dua warna biru, menandakan sudah dibaca, namun tidak ada respon balik ke media selaku penyambung lidah rakyat ini.

Begitu pun media kembali mengirim pesan hari ini, Minggu (26/4/2020), namun pejabat Pemkab Paluta ini kembali tidak memberikan respon. Ada apa?
Sebelumnya, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Paluta, Dewi Sartika Siregar memohon kepada Bupati atau Dinas PU Paluta untuk meninjau kembali hasil pekerjaan dari rekanan CV.OGM tersebut.

"Dugaan kami kurangnya pengawasan dari Dinas terkait menyebabkan kualitas pekerjaan rambin ini perlu untuk dicek ulang. Hasil investigasi beberapa hari lalu, pengerjaan rambin itu diduga ada permainan pengawasnya dengan kontraktor, yang bisa menyebabkan kerugian negara," ujarnya.
Terpisah, warga setempat, Ginda Rambe mengatakan, "Coran segitiganya digali kurang lebih 1 meter. Pagarnya tak lurus, pengelasannya kurang bagus, catnya kurang merata dan acian segitiga di seberang sana kasar."
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later