Kepala Pemerintahan Kota Medan yang baru saja dilantik menjadi salah satu momentum yang baik untuk kebaikan kota Medan dalam Kepemimpinan Bobby - Aulia, khususnya dalam menjalankan amanah dan visi misi "Kolaborasi Medan Berkah."
Ketua GMKI Cabang Medan Meliana Gultom dengan keras menyampaikan poin penting dalam kepemimpinan Bobby-Aulia, yakni Walikota harus berjanji tidak akan terjerat dalam kasus korupsi yang berkepanjangan sepanjang sejarah kepemimpinan yang terus terjadi dalam tiga periode terakhir di kota Medan.
"Hal ini sangat penting, karena kota Medan menantikan wujud reformasi demokrasi birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas dan bersih tanpa KKN", ujarnya, Jum'at (26/2).
"Bahkan kita juga menantikan perhatian Walikota Medan terhadap perbaikan Infrastruktur kota Medan, pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam pembangunan daerah dan serius dalam mempersiapkan mutu pendidikan di tengah pendemi sebagai potensi generasi penerus. Kita tunggu 100 hari kerja Walikota Medan", tegas Meliana.
Ia menegaskan GMKI akan terus mengawal pemerintah Walikota Medan yang baru sebagai mitra kritis dan mitra strategis dalam setiap kebijakan yang diambil oleh walikota untuk menjadikan Kota Medan lebih berintegritas, tanpa ada catatan Korupsi.
Hal senada juga ditegaskan oleh Ketua PMKRI Ceperianus Gea. "Kita berharap dalam kepemimpinan yang baru ini dapat membawa kota Medan menuju Era baru yang harus membuat nyaman dan sejahtera warga yang tinggal di kota ini sebagaimana kita ketahui selain birokrasi buruk, tata ruang yang buruk, banjir, dan korupsi yang merajalela Kota Medan juga dilanda masalah Narkoba yang meresahkan dan sebagai salah satu penyebab banyaknya kriminalisasi yang terjadi," jelasnya.
"Bisa kita simpulkan selama ini Pemko Medan seakan tidak peduli akan hal ini. Dapat kita lihat dengan tidak adanya BNN Kota Medan. Kita sebagai generasi muda resah akan situasi kota yang sedang tidak baik ini, khususnya yang sedang terjadi yakni kurang tetap sasarannya regulasi dan teknis penyelesaian masalah Covid-19 yang terus meresahkan," pungkasnya.