Bupati Labuhanbatu dr Hj. Maya Hasmita, Sp.OG.MKM., mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Desa Huta Godang dan Garoga Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (11/12/2025).
Kunjungan Bupati Labuhanbatu kelokasi bencana dalam rangka menyalurkan bantuan sumbangan dari berbagai elemen masyarakat, berkolaborasi dengan PMI Labuhanbatu. Turut juga dalam rombongan IDI cabang Labuhanbatu beserta pengurus.
Ikatan dokter Indonesia (IDI) cabang Kabupaten Labuhanbatu berpartisipasi mengumpulkan donasi bekerjasama dengan beberapa komunitas keagamaan diantaranya Pundi Amal Viriya Rantauprapat, Lisoi grup, A Shia grup K5 dan Majelis Budha Indonesia Jayanti.
Bantuan yang dikumpulkan, sebelumnya diserahkan ke PMI Labuhanbatu, yang selanjutnya bersama-sama dengan mengunakan kendaraan truck roda 6 dan 4 disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan longsor yang mengungsi ke posko penanggulangan bencana di Desa Batu Hula Tapanuli Selatan.
Pada kesempatan itu, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita bersama Ketua IDI Labuhanbatu dr H. Edison Steven, MM., dan pengurus serta perwakilan Majelis Budha Indonesia Jayanti menyerahkan bantuan yang dibawa kepada Kepala Desa Batu Hula untuk dibagikan ke korban yang terkena bencana.
Menurut dr Edison Steven, IDI cabang Labuhanbatu dalam kegiatan sosial ini, beserta Pundi Amal Viriya, Majelis Budha Indonesia Jayanti, PMI Labuhanbatu dan Pemkab Labuhanbatu memberikan bantuan sembako dan obat-obatan.
Harapannya, bantuan yang diberikan manfaatnya benar-benar dirasakan dan dapat meringankan beban hidup masyarakat ditengah situasi yang masih berduka akibat bencana alam banjir dan longsor yang memporak-porandakan rumah penduduk hingga menelan korban jiwa.
"Semoga pemberian bantuan ini, bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana banjir dan longsor di Tapanuli Selatan dan sekitarnya. Kami hadir langsung disini bukan hanya sekedar membantu kebutuhan lebih dari itu untuk kebersamaan", ujar Steven.
Kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan, selain mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban kehidupan para korban juga menumbuhkan kembali semangat gotong-royong terlebih disituasi bencana alam.