Jumat, 22 Mei 2026
Dari Bupati Hingga Masyarakat Kecam Aksi KSB Bunuh Guru dan Bakar Sekolah
Jayapura (utamanews.com)
Oleh: Tommy Rabu, 14 Apr 2021 11:54
Istimewa

Aksi Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang membunuh dua orang tenaga pendidik (guru) Oktavianus Rayo (42) dan Yonathan Renden (28) serta membakar komplek guru dan sekolah di kampung Julugoma, Distrik Beoga Kabupaten Puncak Papua mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat termasuk dari sang Bupati Wilem Wandik.

"Guru dan tenaga medis adalah pejuang kemanusiaan mereka sepatutnya mendapat perlindungan," ungkap Wandik, beberapa waktu lalu.

Berbagai kalangan masyarakat mengutuk tindakan biadab KSB ini, Wandik mengatakan penembakan terhadap guru ini merupakan kasus pertama sejak dia menjabat sebagai Bupati.

Bupati berharap kedepan tidak ada lagi kasus serupa mengingat keberadaan guru sangat dibutuhkan untuk meningkatkan SDM di Kabupaten Puncak.
"Murid-murid di tempat Oktavianus mengajar sangat merasa kehilangan, mereka sangat dekat dengan Oktavianus bahkan sambil menangis mereka ikut mendoakan sang guru tersebut," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lebih miris lagi salah seorang guru yang dibunuh KSB Yonathan Renden, diketahui meninggalkan seorang anak berumur 2 tahun 6 bulan. Hingga akhir hayatnya, Yonathan belum pernah menemuinya sejak sang anak lahir.

Yonathan diketahui selama ini bertugas sebagai guru honorer di SMPN 1 Beoga di Tongkonan Ra'be, Lembang Batulimbong, Kecamatan Bangke-Lekila.

Jenazah Yonathan Randen dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Istri Yonathan tak kuasa menahan tangisnya ketika melihat peti jenazah sang suami. Ia bahkan terlihat ambruk sehingga harus dipapah oleh kerabatnya.
Editor: Erickson
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later