Umat Islam dan agama lainnya disarankan mengikuti doa bersama tersebut karena merupakan kegiatan positif.
"Gerakan doa bersama ini diinisiasi TNI sebagai upaya memperkuat persatuan bangsa melalui doa bersama antara komponen bangsa sebagai implementasi dari Pancasila, khususnya sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa," ujar Komandan Kodim 0201/BS Kolonel Inf Bambang Herqutanto melalui Pasi Intel Kodim 0201/BS Kapten Kav Prima Wahyudi Minggu (13/8/2017).
Kapten Kav Prima mengatakan, doa bersama sangat bermanfaat agar Indonesia bisa keluar dari segala permasalahan saat ini. "Saya mewakili Komandan Kodim mengajak umat Islam dan umat beragama lainnya untuk berdoa bersama selama satu jam," katanya.
Ia menambahkan, waktu pelaksanaan acara doa bersama pukul. 17.00 WIB di beberapa tempat di kota Medan, di antaranya di Lapangan Benteng Medan, di Gereja Kodam I/BB, di Pura Polonia dan di Rumah Ibadah di wilayahnya masing-masing. "Kita berdoa berjamaah serempak kepada-Nya di waktu mustajab yaitu menjelang Maghrib," sebutnya.
Doa bersama dilakukan dalam bentuk membaca ayat suci secara hafalan atau disebut 'Murojaah' selama satu jam. Lalu ditutup dengan shalat Maghrib berjamaah dan doa.
Dijelaskannya bahwa acara doa bersama 171717 bukan acara biasa. Karena kegiatan tersebut juga akan diramaikan para hafizh Alquran.
"Dan yang tidak hafal Alquran membaca ayat apa saja yang hafal. Karena setiap yang bisa shalat pastinya punya hafalan. Minimal surah al-Fatihah dia hafal. Maka baca al-Fatihah itu berulang selama 1 jam," imbuhnya.
Sebelumnya,Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa gelaran doa bersama akan dilaksanakan masing-masing wilayah Indonesia dan dilaksanakan di markas atau kantor satuan jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU. "Diharapkan masyarakat ikut serta dalam kegiatan doa bersama ini," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, bulan lalu.