Sabtu, 23 Mei 2026
Buku Perlanja Sira Tambah Inventarisir Pemikiran Sosial, Ekonomi, Budaya dan Politik
Deli Serdang (utamanews.com)
Oleh: Jonas Minggu, 20 Apr 2025 11:08
Lom Lom Suwondo SS, pada Peluncuran dan Bedah Buku Perlanja Sira di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Medan, Sabtu (19/4/2025). 
Humas Pemkab Deli Serdang

Lom Lom Suwondo SS, pada Peluncuran dan Bedah Buku Perlanja Sira di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Medan, Sabtu (19/4/2025). 

Buku Perlanja Sira, karya Suprayitno, Ratna dan Handoko yang mengupas perihal perdagangan garam dari pesisir pantai Sumatera Timur ke dataran tinggi Karo abad 19-20 Masehi merupakan sebuah kajian yang sangat dibutuhkan masyarakat Sumatera Utara.

Keberadaan buku Perlanja Sira (pedagang garam) yang merupakan sebutan bagi orang-orang pembawa dagangan dari pedalaman ke pesisir, bisa menambah inventarisir pemikiran tentang aspek sosial, ekonomi, budaya dan politik yang pada masanya menorehkan jalur jalur peradaban dan penyebaran alkutulrasi budaya antara dataran tinggi dan rendah serta pesisir pantai.

"Buku ini akan memberikan kontribusi, tentunya kepada generasi muda masyarakat Karo, Deli Serdang, Medan, dan sekitarnya," ucap Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, pada Peluncuran dan Bedah Buku Perlanja Sira di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Medan, Sabtu (19/4/2025). 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, lanjut Wabup, tentunya memberi apresiasi kepada para penulis yang telah memberi inspirasi kepada generasi muda, dengan meluncurkan buku tersebut.
"Kami tentunya sangat senang dan bahagia, dan kebahagiaan ini berlipat ganda karena saya adalah mantan murid para penulis buku ini," ungkap Wabup.

Keberadaan buku Perlanja Sira juga akan membangun paradigma baru di Kabupaten Deli Serdang. Seorang generasi muda harus paham tentang sejarah dirinya, pembangunan kota dan peradaban yang terjadi pada awal-awal pengembangan, khususnya Kabupaten Deli Serdang.

Sebelumnya, ketua panitia, Hendrik Dalimunthe MA mengatakan, peluncuran buku tersebut, selain untuk memperkenalkan hasil karya akademik yang dilalui dengan penelitian di lapangan, tapi juga untuk membangun diskusi ilmiah tentang perdagangan antara wilayah pedalaman dan pesisir pantai timur Sumatera yang telah berlangsung sejak abad ke-15.

"Dalam buku ini juga meliputi wilayah Deli Serdang, Tanah Karo, Binjai dan Kota Medan," katanya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Hadir pula pada peluncuran dan bedah buku tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting dan Komando Tarigan; para penulis,bSuprayitno, Ratna, dan Handoko; tokoh masyarakat Karo, Barata Sembiring Brahmana, dan lainnya.
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later