Jumat, 22 Mei 2026
Berawal dari MiChat, Mahasiswa laporkan dugaan prostitusi online hotel GK ke Polres Binjai
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 23 Nov 2022 21:23
Dodi Setiawan
Istimewa

Dodi Setiawan

Usai menggelar unjukrasa damai di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Binjai pada Senin (21/11) kemarin, kini beberapa orang Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aliansi Mahasiswa Kota Binjai (FAMBI) melaporkan Hotel GK yang diduga menjadi tempat prostitusi online ke Polres Binjai, Rabu (23/11). 

Dilaporkannya Hotel GK ke Polres Binjai karena diduga menjadi tempat prostitusi online tersebut dibenarkan oleh Ketua Forum Aliansi se Kota Binjai, Dodi Setiawan, saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Binjai.
"Kami dari Forum Aliansi Mahasiswa se Kota Binjai, datang kesini (Polres Binjai-red) untuk melaporkan adanya dugaan prostitusi online, yang mana laporan ini kami dapatkan dari aduan masyarakat yang kemudian kami cari data mengenai adanya dugaan prostitusi di Hotel GK," ungkap Dodi. 

Bersama Wakil Ketua Forum Aliansi se-Kota Binjai, Dodi mengaku jika kedatangannya ke Polres Binjai untuk menyerahkan aduan masyarakat (Dumas) kepada Polres Binjai, dengan harapan agar bisa diproses secara hukum yang belaku. 
"Kalau masalah bantahan pimpinan Hotel GK, kita kan masih menggunakan dugaan, bukan masalah mencemarkan nama baik. Dugaan tersebut karena kami juga mendapatkan laporan dari masyarakat," tegas Dodi Setiawan. 

Sebelum ke Polres Binjai, Dodi juga mengatakan bahwa pihaknya juga sebelumnya sudah mencoba mencari informasi berupa data terkait dugaan masyarakat itu.
"Karena ada percakapan dari kami, yang kami cakapkan ke pelaku berinisial E, D, dan N," sambungnya.

Dodi menambahkan, pihaknya juga sudah mengajak para pelaku untuk ngobrol dengan menggunakan aplikasi Mi Chat.
produk kecantikan untuk pria wanita

Dari pengakuan pelaku prostitusi online inisial E, ucap Dodi, jika dirinya mengaku diduga dikontrak selama dua tahun dengan nominal Rp20 juta oleh pihak hotel. 

"Wanita berinisial E ini melakukannya karena masalah ekonomi. Jadi uangnya itu digunakan untuk membayar hutang mamanya sebesar Rp19 juta, dan Rp1 juta untuk dirinya," ujar Dodi. 

Tidak hanya itu, Dodi juga mengaku sempat membuat janji ke wanita berinisial E, guna membuktikan benar atau tidak E berada di Hotel GK.
iklan peninggi badan
"Saya mencari informasi apakah benar wanita berinisial E ini di Hotel GK. Jadi saya mencoba mengantarkan makanan pada pagi hari, tapi dia enggak bisa turun. Dan dia mengatakan bahwa dia tidak kerja sendirian dan mengaku dikontrak. E juga mengaku tidak asal-asalan juga," tegas Dodi Setiawan. 

Tak hanya itu, Dodi juga mengaku sempat menanayai pelaku berinisial E soal surat kontrak yang pernah ia tandatangani sebelumnya. 

"Wanita bernisial E ini sempat saya tanyai soal kontrak, apakah ada menandatangani surat kontrak, pengakuannya ada. Tapi tidak dibaca katanya. Soal benar atau tidaknya, mungkin bisa diselesaikan oleh Polres Binjai," bebernya. 

Hal yang mengejutkan menurut Dodi Setiawan juga disampaikan oleh pelaku berinisial E yang mengaku jika manager di Hotel GK selalu mengawasi dirinya. 

"Jadi setiap pelaku mendapatkan pelanggan, katanya penghasilannya dibagi tiga. Satu pemilik, kedua manager, ketiga dia (pelaku-red)," ujar Dodi, sembari menambahkan bahwa saat ini Forum Aliansi se Kota Binjai telah menyerahkan bukti berupa hasil Chattingan terksit adanya dugaan prostitusi di Hotel GK ke Polres Binjai.
Sebelumnya, beberapa orang mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aliansi Mahasiswa Kota Binjai (FAMBI) menggelar unjukrasa damai di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Jalan Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Senin (21/11) sekira Pukul 11.25 Wib. 

Dengan menggunakan alat pengeras suara (Toa) dan karton yang bertuliskan tuntutan mereka, para pengunjukrasa yang dikordinatori oleh Dodi Setiawan, menyoroti adanya dugaan prostitusi online yang dilindungi oleh oknum di sebuah Hotel yang ada di Kota Binjai, yaitu Hotel dengan inisial GK. 

"Untuk Pemko, bohong kalian kalau tidak tau. Tidak ada tempat bagi oknum/perusahaan penyediaan prostitusi online di Kota Binjai," demikian isi tulisan di beberapa karton yang ditulis oleh para pengunjukrasa. 

Sementara itu, Dodi Setiawan dalam orasinya menegaskan, dalam orasinya menegaskan, berdasarkan data yang yang diterima pihaknya yang bersumber dari masyarakat, salah satu hotel yang berada ditengah Kota Binjai, diduga menyediakan tempat penyediaan prostitusi online. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later