Dalam rangka mencegah potensi penularan Covid-19, Menteri Hukum dan HAM mengatur pelaksanaan pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asilimasi integrasi, termasuk narapidana warga binaan Lapas Kelas IIA Jember.Di Lapas ini, Bupati Jember Faida didampingi Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin pada Sabtu (04/04/2020) melaksanakan pelepasan dan penyerahan sembako kepada narapidana yang memenuhi syarat pada pembebasan melalui asimilasi di rumah, dalam rangka turut mencegah penularan covid-19.
Menurut Kepala Lapas Kelas IIA Jember Yandi Suyani, dirinya melaksanakan instruksi Kemenkumham, dengan memberikan asimilasi kepada total 146 warga binaan untuk dirumahkan. "Hal ini kita lakukan beberapa kali sejak 01 April 2020. Setiap hari kita pulangkan 30 orang, hari berikutnya 30 orang, sisanya di hari ke-3 dan hari ini," ujarnya.
Sementara itu Bupati Jember Faida kepada awak media menyampaikan bahwa langkah pembebasan ini merupakan suatu kebijakan yang sangat baik dari Pemerintah Pusat, dalam rangka mencegah penularan covid-19 dari dalam Lapas yang rata-rata sudah over kapasitas ini.
Lebih lanjut Faida menyampaikan, "Sejak pemberangkatan yang pertama kita bantu 3 unit bus Pemkab Jember untuk mengantar saudara kita ini sampai ke rumah masing-masing, kemudian masing-masing kita bekali beras 5 Kg dan sedikit uang saku, dengan harapan mereka mengisolasi diri dulu di rumahnya selama 14 hari, melakukan prosedur phisycal distancing dengan keluarga dan lain-lain, agar mereka terhindar dari covid-19 dan dapat membaur dengan masyarakat kembali."
Sementara itu Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dalam arahannya kepada para narapidana yang menghirup udara bebas, menyampaikan 3 hal penting yang harus dilakukan, pertama, kembali ke rumah dan mengisolasi diri selama 14 hari, jaga jarak dengan orang lain, dan lain-lain untuk mencegah penularan covid 19, kemudian jangan buat masalah lagi, ketiga, kembali bergabung dan membaur bersama masyarakat dengan baik.
"Tunjukkan bahwasannya bapak-bapak telah mendapatkan pembinaan dengan baik di tempat ini dan jangan kembali lagi ke sini," tuturnya.