Ditengah jeritan warga pascabencana yang menanti uluran tangan, sebuah kabar terungkap yang menjadi pertanyaan publik.
Dalam unggahan video yang beredar di media sosial, memperlihatkan paket bantuan kemanusiaan yang seharusnya sudah menyentuh tangan korban terdampak bencana, justru ditemukan menumpuk, dan diduga sengaja ditimbun disuatu gudang yang ada di kawasan Panombonan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
Dugaan skandal penimbunan ini mencuat setelah akun media sosial Simentel-mentel mengunggah rekaman video pada Selasa (10/3/2026), yang memperlihatkan realitas pahit di balik pintu gudang.
Berdasarkan bukti visual yang beredar, gudang tersebut dipadati oleh berbagai kebutuhan dan perlengkapan penting yang seharusnya berada di lapangan, bukan di ruang gelap penyimpanan.
Seperti tikar, selimut, ember, dan paket sembako yang sangat dibutuhkan pengungsi. Selain itu, juga terlihat selang air dan kereta sorong (beko) yang vital untuk pemulihan infrastruktur warga.
Tak sampai disitu saja, seperti bantuan makanan ringan berlogo Angkatan Laut (AL) serta paket logistik bertanda Akabri 89 yang jelas-jelas dititipkan untuk disalurkan, bukan disimpan. Kemudian terlihat tabung gas elpiji yang seharusnya mendukung operasional dapur umum atau rumah tangga terdampak.
Hingga saat ini, alasan mengapa bantuan tersebut terkesan mengendap masih menjadi misteri yang memancing kemarahan publik. Sebab, adanya barang-barang tersebut diduga sebagai cermin lemahnya manajemen distribusi bencana di Kota Sibolga.
Humas Polres Sibolga Hadi Sitanggang, saat dikonfirmasi wartawan hanya memberikan pernyataan singkat bahwa pihak kepolisian masih perlu melakukan pengecekan melalui Satintelikam.
"Kami akan konfirmasi dulu ke Intel terlebih dahulu informasi yang beredar tersebut,” ujar Humas Polres Sibolga, Rabu (11/3/2026).
Masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik. Selain itu, warga juga berharap bantuan kemanusiaan yang telah dikirim oleh berbagai pihak dapat segera disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Pemerintah Kota Sibolga terkait status bantuan yang terlihat dalam video tersebut. Wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait lainnya guna mendapatkan informasi yang lebih jelas dan berimbang.