Sabtu, 23 Mei 2026
Air Pam jarang mengalir, Warga Labura: Dari dulu itu saja yang kami rasakan
Labura (utamanews.com)
Oleh: YS Kamis, 09 Apr 2020 22:59
Kantor UPT Air bersih Labura
Istimewa

Kantor UPT Air bersih Labura

Warga kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) keluhkan masalah air pam yang jarang mengalir ke rumah mereka.

Menurut Reza Tanjung salah seorang warga, hal ini terjadi semenjak Pemkab Labuhanbatu Utara membangun UPT Air Bersih Tirta Kualuh. "Masalah Air ini dari dulu tidak tuntas-tuntas persoalannya, itu-itu aja yang kami alami, sebelumnya kami sudah pernah mendatangi dan mempertanyakan masalah ini ke Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (perkim) Labura, dan bahkan sudah dibuat pertemuan di Kantor kelurahan antara masyarakat dan pihak-pihak terkait, tapi sampai saat ini begitu-begitu aja," ujarnya, Kamis (09/04/2020).

"Padahal dulu sewaktu dikelola oleh Pemkab Labuhan Batu melalui PDAM Tirta Bina kami lihat baik-baik saja, jadwal hidup air yang dialirkan ke rumah warga juga tidak ada kendala, setiap hari airnya hidup jadwalnya pagi dan sore," katanya.
Reza juga mengatakan memang terkadang airnya hidup tapi tidak rutin setiap hari, kalaupun hidup itu tidak lama cuma sebentar saja berkisar 1 sampai 2 jam. "Itu pun kami harus menggunakan mesin pompa air (Sanyo) lagi agar airnya bisa dialirkan ke dalam rumah. Ada juga sebahagian rumah tanpa memakai mesin pompa, tapi tak jauh dari lokasi itu ada juga yang sama sekali tidak mendapatkan air," jelasnya.
"Tak hanya itu saja, kami juga bingung jam berapa air akan dialirkan dan sampai jam berapa pula dihentikan, karena kami lihat tidak ada ketetapan waktu yang jelas. Memang air ini dialirkan dan diberikan dengan gratis tanpa dibebankan biaya, tapi itu bukan kemauan kami selaku warga, kami juga siap jika harus membayar tagihan pemakaian asalkan kami tidak kesulitan mendapatkan air tersebut," tambahnya.
"Nah yang lebih mirisnya lagi, rumah saya itu tidak jauh dari sungai dan Kantor PDAMnya. Kami masih di kelurahan yang sama bahkan saya perhatikan pegawai dan pekerjanya juga kebanyakan orang Gunting Saga, tapi anehnya, kok airnya jarang hidup", kata Reza sambil tersenyum.
"Saya selaku warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara terkhusus Bapak Bupati Khairuddinsyah Sitorus, agar dapat menanggapi dan menindak lanjuti keluhan kami ini dan dapat menyelesaikannya dengan baik. karena bukan hanya itu saja yang kami derita, dengan adanya wabah virus corona 19 yang menghebohkan seluruh dunia ini membuat kami tambah semakin panik dan susah. Nah karena tak lama lagi kita semua akan memasuki bulan Ramadhan, jadi kami berharap masalah ini sudah tuntas sebelumnya, namun jika permohonan ini tidak tidak digubris dan diindahkan, tidak menutup kemungkinan kami atas nama masyarakat akan berkumpul dan turun ke jalan," tegas Reza.

Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later