Kodim 0209/LB dibawah komando Dandim Letkol Inf. Asrul Kurniawan Harahap, S.E.,M.Tr (Han) melahirkan Kampung Pancasila di Kabupaten Labuhanbatu tepatnya di Lingkungan Cut Mutia Kelurahan Siringo-Ringo Kecamatan Rantau Utara, Kamis (10/03/2022).
Lahirnya kampung pancasila khususnya di wilayah teritorial Kodim 0209/LB berdasarkan ide dan gagasan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Dudung Abdurahman,S.E., MM, tentang penguatan pembinaan ideologi Pancasila baik di internal TNI AD maupun eksternal (Masyarakat) yang mana hal itu juga dilaksanakan oleh seluruh jajaran Kodim-Kodim se-indonesia.
Selanjutnya dalam merealisasikan ide dan gagasan KASAD tersebut, Pangdam I/BB Mayor Jendral TNI Achmad Daniel Chardin, S.E.,MSi. mengintruksikan jajaran untuk membuat kampung Pancasila di masing-masing wilayah.
Dalam hal itu, pemilihan Lingkungan Cut Mutia jadi Kampung Pancasila oleh Kodim 0209/LB melihat dari kemajemukan warganya yang berdomisili dilingkungan tersebut. Dimana rumah ibadah seperti Masjid, Gereja dan Viharan saling berdekatan dan masing-masing ummatnya hidup berdampingan dan rukun.
Kampung Pancasila nantinya sebagai Kampung yang dapat 1. Melestarikan nilai yang terkandung dalam butir Pancasila. 2. Menciptakan kerukunan terhadap ummat beragama. 3. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. 4. Mendorong masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai sesama. 5. Mendukung kehidupan masyarakat yang rukun, santun dan berbudaya dan 6. Menjadi pilot projection atau contoh bagi lingkungan dan dusun yang lain khususnya di wilayah teritorial Kodim 0209/LB.
Harapannya, dengan terbentuknya kampung Pancasila dapat memelihara nilai Pancasila tumbuh dan berkembang. Serta dapat menjaga rasa persatuan dengan baik.
Seperti, menegakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara dengan contoh penerapan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dimasyarakat.
Sikap toleransi antar ummat beragama, hidup damai tanpa konflik meskipun terdapat perbedaan agama, suku dan ras, serta terjalin kerukunan dalam masyarakat di daerah yang dipilih sebagai kampung Pancasila.