Dandim 0824/Jember, Narasumber Seminar Pendidikan Dan Pembinaan Sebagai Strategi Deradikalisasi
Jember (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Jumat, 27 Sep 2019 18:27
Seminar yang diselenggarakan oleh Darus Salam Centre Education And Peace Institute (DSCEPI), dengan thema "Pendidikan Dan Pembinaan Sebagai Strategi Deradikalisasi", di Hall Hotel Dafam Lotus Jember, Rabu (25/09/2019), menghadirkan narasumber diantaranya, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M. Nurdin, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jember (Unej) H. Agus Luthfi, Ketua Darus Salam Centre Education And Peace Institute KH. Misbahus Salam, dengan audiens dari mahasiswa-mahasiswi Unej serta Pemuda NU Jember.
Dalam kata sambutannya, Ketua DSCEPI menyampaikan bahwa Darus Salam Centre Education And Peace Institute bergerak dalam mengantisipasi radikalisme dan terorisme yang rentan dan berupaya merasuki generasi bangsa. "Indonesia akan menjadi obyek terorisme dunia, dimulai perang opini, perang ekonomi, perang sipil sosial. Untuk itu perlu langkah-langkah seperti ini, minimal dalam rangka mengenalkan dan mengingatkan bagaimana kewajiban kita semua dalam meminimalisir, bahkan meniadakan pengaruh-pengaruh yang menumbuhkan faham-faham radikal, terorisme yang sama sekali tidak sesuai dengan falsafah hidup Bangsa Indonesia yaitu Pancasila", jelasnya.
Selanjutnya dalam materinya Komandan Kodim 0824/Jember menyampaikan Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut, dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan.
"Peran TNI bersama seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mengatasi terorisme dengan memberikan Wawasan Kebangsaan kepada siswa dari tingkat TK sampai perguruan tinggi, adalah bagian dari pembentukan karakter generasi bangsa, dalam hal ini peran orang tua juga sangat diperlukan dalam mengawasi anaknya, pendidikan karakter sejak dini dalam mencegah penyusupan faham radikal", katanya.
"Dalam penangkalan radikalisme perlu deni ceni kemampuan untuk memperoleh keterangan secara cepat, temu cepat, lapor cepat dan seterusnya. Hal ini sudah kita terapkan kepada seluruh anggota Komando Kewilayahan atau Kodim 0824/Jember, dalam rangka bersama-sama masyarakat melakukan pembinaan teritorial sekaligus menyerap informasi di sekitar lokasi binaan tersebut", ungkap Dandim.
Selanjutnya diisi oleh materi dari H. Agus Luthfi yang memantapkan materi-materi pembahasan terkait radikal dan terorisme.
Terpisah, Komandan Kodim 0824/Jember saat dikonfirmasi terkait kegiatan inj menyampaikan, bahwa memang dirinya mengisi sebagai salah satu narasumber pada seminar yang diselenggarakan oleh Darus Salam Centre Education And Peace Institute tersebut.
"Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam menangkal faham-faham yang tentunya bertentangan dengan Pancasila, termasuk faham radikal dan terorisme tersebut. Dengan upaya deradikalisme melalui pendidikan tersebut merupakan salah satu langkah yang sangat strategis, dimana di lembaga pendidikan tersebut terdapat kader-kader bangsa, sehingga generasi kita memahami kondisi saat ini dan kemungkingannya pada dekade yang akan datang saat generasi tersebut berkiprah sebagai penentu kebijakan politik, sebagai pemimpin dan lain-lain, mereka sudah terbekali dengan mantap", tegas Letkol Inf La Ode M Nurdin.