Jumat, 14 Mei 2021 10:11
  • Home
  • Politik
  • Transformasi Ekonomi, Menteri PPN dan Gubernur Papua Bahas Pengembangan 2 Bandara

Transformasi Ekonomi, Menteri PPN dan Gubernur Papua Bahas Pengembangan 2 Bandara

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Delta
Kamis, 11 Mar 2021 13:11
Istimewa
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menerima audiensi dari Gubernur Papua Barat pada, Rabu 10 Maret 2021. Audiensi tersebut membahas Kebijakan dan Strategi Pembangunan Wilayah Provinsi Papua Barat. Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah mengenai pengembangan Bandara Baru Siboru Fakfak dan Bandara Rendani. 

"Pertama yaitu pengembangan Bandara Baru Siboru Fakfak yang berlokasi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Bandara ini kelak memiliki manfaat untuk meningkatkan konektivitas transportasi udara wilayah Papua, mendukung 'Major Project' Jembatan Udara RPJMN 2020-2024, serta merupakan proyek PSN dan juga mendukung peningkatan ekonomi daerah," ujar Menteri.

Namun kondisi saat ini bandara eksisting memiliki kondisi curam (>40%). Panjang runway 1 200 M, topografi cukup ekstrim dan sangat sulit untuk dapat dikembangkan lagi. Kebutuhan pengembangan membutuhkan biaya penimbunan yang sangat besar (tinggi timbunan mencapai tinggi > 80 Meter) dengan kebutuhan biaya di atas Rp 1 Triliun.


Sementara itu, permintaan penerbangan ke Fakfak cukup tinggi dengan pertumbuhan rata-rata 6% tiap tahun yang dilayani oleh Wings Air dengan frekuensi penerbangan tiap hari, yakni dari Sorong dan Ambon, lokasi bandara lama cukup dekat dengan pusat kota (8 km) dan memiliki keterbatasan lahan.

Dalam audiensi tersebut Menteri dan Gubernur Papua Barat sama-sama menyepakati bahwa tindak lanjut dari kondisi tersebut adalah percepatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan kontrak untuk sisi darat.

Selanjutnya Menteri membahas mengenai pengembangan Bandara Rendani yang berlokasi di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Pengembangan Bandara ini merupakan direktif Presiden RI untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Papua Barat dalam mendukung transportasi di Ibukota Provinsi. 


Isu pengembangan bandara saat ini yaitu panjang runway eksisting 2.000 x 45 memerlukan perpanjangan agar dapat didarati pesawat A320, ujung landasan terdapat sungai dan memerlukan pembebasan lahan oleh Pemda serta pengalihan jalan nasional akses bandara, dimana masih terdapat kebutuhan penyelesaian pembebasan lahan oleh Pemerintah Daerah (19 rumah belum dibebaskan). Dampak pengembangan bandara diperlukan alih trase jalan nasional.

Menteri menyepakati bahwa tindak lanjutnya yaitu diusulkan pembiayaan SBSN 2020 untuk perpanjangan landasan dan dukungan alih trase jalan nasional oleh Kementerian PUPR dengan kebutuhan Rp 450 Miliar.

Dalam audiensi tersebut, Menteri juga menekankan bahwa kehadiran Inpres No.9/2020 harus mewujudkan terobosan dan lompatan pembangunan yaitu transformasi ekonomi berbasis wilayah adat dari hulu ke hilir, kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana, SDM unggul, inovatif, berkarakter dan kontekstual Papua, infrastruktur dasar dan ekonomi, serta tata kelola pemerintahan, dan keamanan dengan tetap menghormati HAM.

Editor: Budi

T#g:BandaraPapuaSuharso Monoarfa
Berita Terkait
  • Rabu, 12 Mei 2021 14:32

    Kapolri Minta Perketat Pengawasan Warga Dari Luar Negeri

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh petugas di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk memperketat pengawasan bagi WNI dan WNA yang datang masuk ke Indonesia.

  • Sabtu, 08 Mei 2021 19:08

    Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

    Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar merajut ma

  • Jumat, 30 Apr 2021 21:00

    Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunjungan Sekda Papua

    Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. menerima kunjungan kerja Sekda Provinsi Papua Bapak Dance Yulian Flassy, S.E., M.Si., bertempat di Makodam XVII/Cenderawasih, Jumat (30/4/2021).

  • Kamis, 29 Apr 2021 15:29

    TNI Melaksanakan Karya Bakti Bersama Masyarakat Papua

    Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs bersama dengan personel Kodam XVII/Cendrawasih dan masyarakat sekitar Koyo Tengah menggelar karya bakti membersihkan Gereja St. Petrus dan lapangan bola kaki Koya Tengah.

  • Kamis, 15 Apr 2021 16:35

    Prajurit TNI Bersama Masyarakat Gotong Royong Mengecor Jalan di Kampung Koya Koso Papua

    Dalam rangka meningkatkan kekompakan dengan masyarakat di perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti (Yonif 131/Brs) yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satg

  • Rabu, 14 Apr 2021 16:34

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti Terima Kunjungan Kapuskesad

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti dibawah pimpinan Dansatgas Letkol Inf Muhammad Erfani S.H., M.Tr.(Han) menyambut kedatangan Kepala Pusat Kesehatan TNI AD (Kapuskesad) Mayjen TNI dr. Budiman

  • Kamis, 08 Apr 2021 11:08

    Pulau Papua Pemiliknya Orang Papua, Tapi Wilayah Keributan Orang-orang Asing Yang Bukan Pemiliknya

    Catatan sejarah menujukkan kedatangan Belanda ke daratan Papua terjadi sejak tahun 1606. Kapal- kapal Belanda berlabuh di sepanjang pesisir Papua dan mulai melakukan ekspedisi di daratan maupun perai

  • Rabu, 07 Apr 2021 20:17

    Ondofolo Kampung Sereh Sentani : Otsus Mengubah Wajah Papua Menjadi Lebih Baik

    Ondofolo atau Pemimpin Adat Kampung Sereh Sentani, Kabupaten Jayapura, Yanto Hiyo Eluay mengatakan bahwa Otonomi Khusus (Otsus) diyakini banyak mengubah wajah Papua menjadi lebih baik, dan sebelum dib

  • Selasa, 30 Mar 2021 18:30

    Tokoh Masyarakat Papua Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah

    Tokoh politik di Papua Thaha Alhamid yang juga Sekjen Presidium Dewan Papua (PDP), mengajak warga yang ada di ujung timur Indonesia untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat pembang

  • Jumat, 26 Mar 2021 05:26

    BBPJN Bersama TNI Kembali Buka Jalan Trans Papua

    Setelah ditutup untuk perbaikan dan perawatan jalan selama satu bulan, maka tepat pukul 00.00 WIT, Rabu 24 Maret 2020, jalan trans Jayapura - Wamena dibuka.Edu Melki Paulus Sasarari S.T., M M sebagai

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak