TK Cahaya Mikhayla di Negeri Ahiolo sangat membutuhkan sentuhan pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (Pemkab SBB).
Demikian disampaikan oleh Linda Haikutty dan 2 rekannya anak negeri setempat untuk mengelola sekolah tersebut.
"TK Cahaya Mikhayla berada di Negeri Ahiolo, Kabupaten Seram Bagian Barat. TK Cahaya Mikhayla yang diketuai oleh Yance Tuarissa berdiri pada 19 Juli 2021 sampai saat ini dengan memberikan kepercayaan kepada kami", ujar Linda Haikutty kepada utamanews, Minggu (10/7).
Sekolah tersebut terletak di bagian pegunungan dan jauh dari keramaian. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain; tidak adanya infrastuktur jalan yang layak serta transportasi yang lancar. Selain itu, sistem kelistrikan juga tidak memadai sehingga tidak ada jaringan seluler bahkan jaringan Internet dan fasilitas kesehatan yang layak dan memadai.
Linda menjelaskan, saat ini, biaya sekolah masih ditanggung oleh orang tua murid, antara lain, pakaian seragam Rp100.000, Laporan Pendidikan Rp50.000 dan SPP Rp15.000/ bulan.
Jumlah peserta didik pada TK Cahaya Mikhayla adalah 26 siswa. Pada 11 Juni 2022, sekolah tersebut telah mewisudakan 12 peserta didik sebagai lulusan angkatan pertama. Saat ini, pendaftaran siswa baru sudah mencapai 11 peserta didik.
Selanjutnya, salah satu kendala yang dihadapi pihak sekolah adalah belum adanya gedung sekolah permanen dan untuk sementara pihak sekolah harus menggunakan gedung BUMDES negeri Ahiolo.
"Meski demikian, para orang tua murid sangat senang dengan keberadaan TK tersebut karena sangat membantu untuk mencerdaskan anak-anak di Negeri Ahiolo", ungkap Linda.
"Oleh karena itu, sebagai pengelola mewakili orang tua murid, kami sangat mengharapkan sentuhan tangan pemerintah untuk memfasilitasi sekolah tersebut agar dapat berkontribusi menghasilkan generasi penerus bangsa yang cerdas," pungkasnya.