Ujaran bijaksana penuh nilai-nilai persatuan ini disampaikan oleh Jenderal bintang tiga TNI, yang sedari kecil, tumbuh dan berkembang di kota Medan Sumatera Utara. Dia adalah Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi.
"Keberagamaan ini kekuatan kita. Makanya kita semua harus bersatu dan mengesampingkan ego masing-masing, serta tidak boleh mudah menyerah," ujar Pangkostrad saat memberi Kuliah Umum 'Motivasi Anak Bangsa', di kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan, kemarin.
Menurut Letjen TNI Edy Rahmayadi, generasi penerus bangsa Indonesia, terutama para pemuda, mahasiswa dan pelajar, harus tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Pangkostrad memberi contoh dirinya sendiri yang hanya anak seorang berpangkat Sersan. Tapi dengan perjuangan yang tak kenal menyerah beliau bisa juga mendapat jenderal bintang tiga.
"Kalian pasti bisa lebih dari itu. Kuncinya hanya butuh perjuangan, dan jangan mudah menyerah. Karena orang yang gampang menyerah adalah para pecundang, sedangkan orang yang tak kenal lelah berjuang adalah para juara dan ini harus menjadi motivasi kalian sebagai generasi penerus bangsa Indonesia," ujar Edy.
Saat memberikan kuliah umum tersebut, Pangkostrad sesakali menyelingi dengan pemutaran film yang mengisahkan tentang perjuangan tak kenal menyerah sejumlah atlet, mulai dari atlet lari, atlet rugby, hingga atlet panjat tebing bebas.
Dari pemutaran film itu, terlihat jelas bahwa keberhasilan seorang atlet dalam meraih prestasi puncak, tidak hanya dilalui dengan kerja keras, tetapi juga pengorbanan.