Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan, dalam tahapan penerimaan calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap Kecamatan di Kabupaten Tapteng, tidak ada transaksi seperti kabar miring yang beredar di tengah-tengah masyarakat 'Sahata Saholoan'
Komisioner KPU Tapteng Bidang Devisi Parmas dan SDM, Timbul Panggabean, didampingi Ketua KPU Tapteng, Azwar Sitompul (Kiri), menyampaikan keterangan persnya kepada awak media, di Kantor KPU Tapteng
Hal itu disampaikan Komisioner KPU Tapteng melalui Devisi Parmas dan SDM, Timbul Panggabean yang didampingi Ketua KPU Tapteng, Azwar Sitompul, ketika temu pers usai pengumuman perubahan perpanjangan jadwal pendaftaran untuk anggota PPS di Kantor KPU Tapteng, di Jalan Marison, Kecamatan Pandan, Rabu (28/12/2022).
Timbul menjelaskan, dalam penerimaan anggota PPS ini, adalah sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang sudah diterapkan oleh PKPU.
"Kita melakukan kegiatan penerimaan PPS ini merujuk pada Juknis yang ada di PKPU. Jadi tidak benar, bahwa ada yang melakukan transaksional dalam kegiatan ini," ujar Timbul didampingi Ketua KPU Tapteng.
Ia menyesalkan dengan sikap orang orang yang kurang bertanggungjawab menciptakan isu negatif tentang KPU Tapteng saat ini.
"Kita punya pimpinan, dan kita masih tetap kordinasi dengan KPU Pusat dan Provinsi terkait isu isu ini. Dan kita sangat di rugikan dengan isu isu ini, dimana kita sudah bersusah payah membangun kepercayaan masyarakat di wilayah Tapanuli Tengah. Dan ada pula orang orang yang sengaja membuat berita miring soal kinerja kita saat ini," sebut Komisioner Devisi Parmas dan SDM.
Timbul Panggabean juga menjelaskan, jika tingkat pendaftaran untuk PPS saat ini, belum dapat mereka pastikan, apa kah berpengaruh atau berdampak dengan isu miring soal penerimaan PPS yang akan di selenggarakan pendaftarannya hingga 30 Desember 2022 nanti.
"Kalau pengaruh pada minat pendaftar, kita belum tau, namun hingga saat ini masih ada Desa yang belum mendaftar satu pun warganya, kemungkinan nanti kita akan turun melakukan sosialisasi langsung ke Desa Desa tersebut, dan meng-kampanyekan pendaftar ini," tandasnya.