Jumat, 06 Agu 2021 10:25
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Mabes Polri Sikapi Kasus Kelalain Larinya DPO Bandar Narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak

Mabes Polri Sikapi Kasus Kelalain Larinya DPO Bandar Narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Senin, 01 Feb 2021 16:21
Istimewa
Terkait viralnya dunia maya masyarakat (publik) khususnya Kabupaten Labuhanbatu awalnya bersyukur atas keberhasilan Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara dan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu menangkap bandar besar Narkoba di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dari satu hotel di Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Minggu (10/1/2021) malam. Namun akhirnya masyarakat (publik) kecewa, mulai ragu dan mempertanyakan kinerja Kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) karena informasi dipublik bandar narkoba berjuluk Man Batak, disebut-sebut diringkus bersama isteri ketiganya yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Labuhanbatu dan seorang ajudan yang merangkap supir, saat singgah di hotel sepulang belanja sabu 5 Kg dari Riau dan Man Batak juga sebelumnya masuk daftar DPO (Daftar Pencarian Orang) Nomor : DPO/122/VII/2015. 

Alasan kekecewaan publik terhadap penegak hukum pasalnya, Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi awak media, mengakui pihaknya menangkap gembong narkoba Rantauprapat tersebut, namun masih dilakukan pengembangan. "Betul. Tapi sabar untuk berita lengkapnya, karena masih pengembangan," sebut MP Nainggolan. Selang beberapa hari muncul dipemberitaan Kepala kepolisian daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Martuani Sormin mengakui kalau anggotanya lalai dalam penangkapan seorang bandar narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak warga kelurahan padang Matinggi kecamatan Rantau Utara kabupaten Labuhanbatu, yang berhasil melarikan diri setelah ditangkap polisi. Hal itu terungkap saat salah seorang wartawan media online mengkonfirmasi Kapoldasu melalui pesan whastappnya, Jum'at sore (15/01/2021) pekan lalu.


Usai itu, muncul lagi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat (Publik) terkait viral pemberitaan yang dikutip awak media dari Antaranews.com dari rekaman CCTV yang diperoleh Antara, Sabtu pagi, pelaku Firman dibawa ke penginapan di kabupaten Labuhanbatu Selatan yang jauh dari pemukiman penduduk, Sabtu (9/1) sekira pukul 17:32 Wib. Personel saat itu menggunakan 4 kendaraan sejenis minibus membawa para pelaku. Mereka masuk dari pintu arah utara dan membawa tersangka dalam keadaan tangan terbogol. 

Dalam rekaman itu juga terdapat seorang wanita berinisial LA yang berprofesi sebagai ASN yang turut diamankan. Personel kemudian membawa pelaku beserta barang bukti kotak kardus besar berwarna biru memasuki lorong penginapan. Fakta menunjukan, Minggu (10/1) dini hari sekira pukul 02:35 Wib, detik ke 12 terlihat seorang personel keluar dari kamar nomor 110, ia menuju lobby yang sejajar dengan penerima tamu dimana pelaku ditahan. 

Dalam detik 41, oknum personel tersebut diduga kuat memberi isyarat dengan cara memegang kepala menggunakan tangan kanan, sambil berdialog dengan beberapa petugas penginapan untuk mengalihkan perhatian. Momentum itulah dimanfaatkan Firman Pasaribu untuk melarikan diri. Hal ini awak media berusaha konfirmasi kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin terkait wartawan Antara dari Rantauprapat, Sabtu (30/1) siang. Namun sampai saat ini belum memberikan keterangan lebih jauh, terkait adanya dugaan unsur kesengajaan tersangka narkoba dilepaskan.


Selanjutnya, viralnya berita tersebut awak media Utamanews.com langsung mengkonfirmasi wartawan Antara melalui selulernya sekira pukul 14:43 Wib, mengatakan "Oh iya Om Eksklusif Om, demikian pungkasnya dari seberang sana. Namun beberapa menit usai menelpon rekan media tersebut, awak media ini kembali membuka link berita yang dipostingnya, Anehnya berita dimaksud tidak dapat dibuka lagi.

Kini seluruh elemen masyarakat (Publik) khususnya Kabupaten Labuhanbatu sangat berharap kepada Bapak Kapolri Komjen Listyo Prabowo untuk menyikapi tegas atas kelalaian anggota polri dan mengambil kasus larinya bandar narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak. Yang mana sebelumnya Firman Pasaribu alias Man Batak masuk daftar DPO (daftar pencarian orang) Nomor : DPO/122/VII/2015. 

Alasan mereka itu menuntut janji Bapak Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan mentolerir polisi yang terlibat kasus narkoba. "Kasus yang menjadi perhatian masyarakat seperti kejahatan jalanan, kejahatan ekonomi dan tindak pidana narkoba, Polri akan memberikan perhatian khusus dan bertindak tegas. Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini," kata Komjen Sigit disampaikan Komjen Listyo dalam fit and proper test calon Kapolri di Komisi III DPR RI.

Ancaman Kapolri Listy Sigit Prabowo untuk Aparat Terlibat Narkoba: Pilihannya Hanya Satu...

Komjen Sigit memastikan akan menindak tegas dengan memecat anggota yang terlibat narkoba. "Anggota Polri yang terlibat di dalamnya, pilihannya hanya satu pecat dan pidanakan. Jadi kami tidak main-main dalam hal ini, kami akan buktikan," ucapnya Bapak Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Rabu (20/1/2021) kemarin.

Menyikapi viralnya di media sosial sehingga menjadi polemik tersebut. Awak media Utamanews.com konfirmasi kepada Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Kombes Argo Yuwono.

"Silahkan ke Kabid Propam," ucap singkat Kombes Argo Yuwono selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri melalui WhatsApp sekitar pukul 12.05 WIB siang ini.      


Berita sebelumnya, selama 16 hari pelarian, Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan mendesak pihak Markas Polisi Daerah (Mapoldasu) mengejar keberadaan Firman Pasaribu alias Man Batak. Sosok terduga gembong narkotika Sumut itu, lepas dari tangkapan Tim Ditres Narkoba Polda Sumut Minggu (10/1) lalu. "Saya minta Polda Sumut kejar dan tangkap dia!," tegas Hinca melalui pesan whatsappnya kepada awak media, Selasa (26/1).

Hinca mengaku sudah mencari kebenaran informasi lepasnya Man Batak ketika ditangkap bersama seorang wanita bernama Lidiyawati (istri Man Batak) yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan seorang warga beserta barang bukti narkotika jenis sabu seberat 5 kilogram di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. "Saya lagi sisir terus informasinya agar dua sisi. Saya sudah tanya ke Polda Sumut. Benar informasi itu," cecarnya.

Dia juga mengimbau pihak Pers agar konsisten melakukan fungsi kontrol sosial. Khususnya terkait masalah tersebut. "Jangan menyerah terus lakukan fungsi pers dan pemberitaan, itu penting untuk membantu penegak hukum," paparnya.

Kepada pihak Poldasu, Hinca bilang agar memaksimalkan fungsi dan tugas kepolisian dalam mengejar Man Batak. "Gunakan kekuatan maksimal untuk menangkap bandar narkoba yang lari itu," katanya.

Dia optimis pihak Mapoldasu mampu dan serius menangani hal itu. Terkesan dari respon cepat yang dilakukan. "Sejak kejadian itu mereka (Poldasu, red) langsung turun dan mengejarnya. Mudah-mudahan bisa cepat tertangkap," tambahnya. Hinca juga mengaku bakal menginformasi kasus tersebut ke Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. "Tentu," tandasnya.

Editor: Budi

T#g: Mabes PolriBuronan
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Mar 2021 19:35

    6 Tahun DPO, Tersangka Penganiayaan Ditangkap Polsek Tigalingga Saat Pulang Kampung

    Polsek Tigalingga gelar press release penangkapan buronan kasus penganiayaan yang terjadi 6 tahun lalu di Dusun Lau Kitik, Desa Bukit Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi yang menyeb

  • Jumat, 12 Feb 2021 11:42

    Kapolda Sumut Paparkan Kasus Irman Pasaribu alias Roy alias Man Batak, Bandar Sabu Labuhanbatu

    Ditresnarkoba Polda Sumut Ungkap jaringan Narkoba antar Provinsi jenis sabu-sabu seberat 29, 93 kg. Dalam pengungkapan tersebut, tiga pelaku berhasil ditangkap. Ketiga pelaku bernama Irman Pasari

  • Sabtu, 06 Feb 2021 16:06

    JPS, DPO Pemilu 2019 di Taput Serahkan Diri ke Jaksa

    DPO (daftar pencarian orang) dengan inisial JPS, datang menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara, Sabtu tanggal 06 Februari 2021 pukul 13.30 wib. Selanjutnya JPS terpidana dalam perkar

  • Sabtu, 06 Feb 2021 15:16

    Polda Sumut Belum Sampaikan Secara Resmi Penangkapan DPO Bandar Narkoba FP Alias Man Batak

    Kabar tertangkapnya kembali bandar narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak dari persembunyiannya belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan pihak Polda Sumatera Utara.Meskipun kabar tertangkapnya ban

  • Rabu, 03 Feb 2021 23:33

    Warganet Masih Meragukan Kebenaran Tertangkapnya Bandar Narkoba Man Batak

    Viralnya berita pengeledahan rumah mewah kediaman bandar narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak dimedia sosial menarik perhatian warganet sekaligus menjadi tanda tanya serta meragukan kabar tersebut,

  • Rabu, 03 Feb 2021 18:03

    Mantan Kapolres Labuhanbatu Pimpin Pengeledahan Rumah Kediaman Bandar Narkoba Firman Pasaribu Alias Man Batak

    Warga jalan gang keluarga Lingkungan Padang Matinggi Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, dihebohkan dengan adanya pengeledahan rumah kediaman bandar narkoba Firman

  • Sabtu, 30 Jan 2021 16:00

    Eksklusif Berita Antara Rekaman CCTV Pelarian Bandar Narkoba FP Alias Man Batak Terbongkar

    Wartawan media Antaranews.com melalui akun beranda media sosialnya memposting link berita di grub facebook Laburaku, dimana di dalam rilis menuliskan tentang bukti rekaman CCTV pelarian FP alias Man B

  • Kamis, 21 Jan 2021 12:30

    PPATK dan BNN dan Polisi Didesak Usut Tindak Pidana Narkotika dan Tindak Pidana Pencucian Uang An. FP Alias Iman Batak?

    Kepolisian Daerah Sumatera Utara hingga kini masih memburu FP alias Iman Batak, bandar narkoba yang kabur saat dilakukan pengembangan kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 5 kg yang berhasil melari

  • Selasa, 19 Jan 2021 08:09

    Perintah Kapoldasu, Setiap Pelaku Narkoba Akan Ditindak Tegas, Tepat, Keras dan Terukur

    Pasca larinya bandar narkoba FP alias Man Batak setelah ditangkap aparat penegak hukum Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu lalu (09/01/2021), dengan bar

  • Kamis, 25 Jul 2019 14:45

    Lurah Sioldengan Negosiasi dan Antar "Buronan KPK" Kasus Eks Bupati Labuhanbatu ke Jakarta

    Umar Ritonga, buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kaitan kasus suap Eks Bupati Labuhanbatu, H. Pangonal Harahap, diserahkan pihak keluarga kepada penyidik KPK, Kamis (25/7/19) sekira puku

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak