Wali Kota Pematangsiantar dr. Susanti Dewayani, Sp.A menerima Kunjungan Lapangan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 di Ruang Rapat Mini Bappeda Kota Pematangsiantar, Kamis (15/2).
Wali Kota dr. Susanti Dewayani, Sp.A mengatakan selaku Wali Kota Pematangsiantar kami ucapkan selamat datang kepada bapak/ibu Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Kedepannya kami ingin mengembangan Kota Pematangsiantar sebagai kota destinasi yang nyaman untuk dikunjungi dan ditinggali.dan juga kami berencana mengusung visi indah,maju dan berkelanjutan dalam RPJPD Kota Pematangsiantar tahun 2025-2045.
Wali Kota dr Susanti mengungkapkan bahwa Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses penilian yang kita lakukan beberapa hari yang lalu di Bappelitbang Provinsi Sumatra utara, berbagai saran dan masukan serta tanggapan yang bapak/ibu tim penilai sampaikan pada tahapan wawancara kemaren telah kami catat sebagai rencana pengembangan inovasi ini kedepannya. Sehingga terjamin keberlanjutannya dalam membantu para pelaku koperasi dan usaha mikro, serta tentunya akan meningkatkan inklusifitas perekonomian Kota Pematangsiantar.
“Semoga melalui kegiatan hari ini, akan menambah keyakinan bapak/ibu tim penilai tentang keberhasilan dan keberlanjutan inovasi ini dalam hal mendukung inklusifitas perekonomian Kota Pematangsiantar. Kami tetap berharap saran dan masukan bapak/ibu tim penilai untuk kemajuan inovasi ini selanjutnya.
Tim Penilai Independen Prof Dr Badaruddin MSi mengatakan bahwa ingin melihat sebenarnya secara langsung hal-hal yang telah dilakukan oleh Pemko Pematangsiantar.
“Tentu kami sangat menghargai dan mengapresiasi, komitmen Wali Kota Pematangsiantar yang telah hadir saat dimedan ditengah-tengah kesibukan yang luar biasa, dan hari ini kita masih disambut Wali Kota Pematangsiantar. Tujuan kami adalah untuk melihat beberapa hal, barangkali yang kemarin juga sudah disampaikan terkait misalnya pelayanan publik, inspektif, dan inovasinya dengan Pinjaman Bergulir,” tururnya.
Tim Penilai Independen Prof Dr Badaruddin MSi mengungkapkan bahwa dari sekian banyak yang paparan saat penilaian Tahap II, hanya Pemko Pematangsiantar yang memberikan data indeks pembangunan ekonomi inklusif.
“Karna kita tahu, Kota Pematangsiantar yang menjadi Kota yang tertinggi di Sumut terkait Indeks Ekonomi Inklusif, kami juga berkeinginan tahu bagaimana cara dan upaya Pemko Pematangsiantar dapat mencapai hal tersebut. Dan menjadi rujukan untuk Bappeda dan mereplikasi ke Kota-Kota dan Kabupaten yang lainnya,” ungkap Tim Penilai.
Tampak hadir Tim Penilai Independen Prof.Dr.Badaruddin M.Si, Tim Penilai Utama Rumonda Siregar SS.SE,Ak, Tim Penilai Teknis Anton Sihaloho S.Sos.M.Si, Drs.Andi Lazuardi, Muara Sakti Lubis ST.MT, serta OPD Pemko Pematangsiantar.