LPM Unimed Manfaatkan Limbah Meuble jadi Media Tanam Jamur Tiram
DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Dian
Selasa, 05 Sep 2017 08:15
Lembaga pengabdian masyarakat (LPM) Unimed intensif melakukan pemberdayaan masyarakat pinggiran dengan berbagai kegiatan produktif yang mengasah skill masyarakat hingga mampu tetap eksis dalam persaingan pada masyarakat luas.Kegiatan produktif yang dilaksanakan kali ini berupa pelatihan pembuatan media tanam jamur tiram yang memanfaatkan limbah serbuk gergaji dari usaha mebel atau perabot masyarakat yang selama ini tidak dimanfaatkan dan mengganggu masyarakat, dan saat ini disulap oleh beberapa dosen Unimed dan penggiat masyarakat menjadi benda produktif sebagai media tanam jamur tiram.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (3/9) di Kecamatan Deli Tua bersama mitra Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Barokah jaya dan Karya Utama yang terletak desa Mekar Sari. Pada kegiatan tersebut turut hadir Koordinator Bidang Kerjasama dan Pengembangan Wilayah LPM Unimed Irfandi, M.Si, Kepala Desa Mekar sari Subchan dan Ketua Program Taufik Hidayat, owner "Kumbung Jamur" M. Alqomari, MP dan segenap masyarakat dan komunitas-komunitas Pemuda di Kecamatan Deli Tua.
Irfandi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan pengabdian dosen untuk memberikan peningkatan kecakapan hidup bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan limbah ataupun bahan-bahan disekitar yang tidak termanfaatkan menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi bila diberikan kreasi dan inovasi. Seperti serbuk mebel yang selama ini dianggap sebagai limbah dan sampah bila di berikan sentuhan dan inovasi mampu di jadikan sebagai media tanam jamur tiram. Sehingga mampu menjadi solusi untuk ketahanan pangan masyarakat yang ada di sekitar perkotaan. Tingkat kemiskinan di Desa Mekar Sari termasuk yang tertinggi di kecamatan Deli Tua sekitar 16 Persen warga penduduk Desa Mekar Sari masih di bawah garis kemiskinan.
Bila merujuk pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang dari 2.617 Kepala Keluarga terdapat 408 Kepala Keluarga yang masuk dalam kategori Miskin, serta tingkat urbanisasi di Desa Mekar Sari tertinggi di kecamatan Deli Tua sebanyak 671 orang sedangkan yang pindah sebanyak 36 orang hal ini memicu kepadatan penduduk serta persaingan hidup
"Maka dari itu permasalahan ekonomi menjadi permasalahan serius bagi Unimed untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, karena sebagaian besar masyarakat daerah penyangga di deli tua bergerak dalam bidang jasa dan perdagangan. Maka pemberian live skill menjadi program utama bagi pembangunan desa dan kesajahteraan masyarakat", tutur Dosen Jurusan Fisika Unimed ini, Selasa (5/9).
Hal senada juga diungkapkan oleh kepala Desa Mekar Sari, Subchan, bahwa permasalahan kemasyarakatan yang ada di desanya banyak dari sisi kemiskinan masyarakat. Deli tua merupakan kawasan penyangga Ibu kota Provinsi Sumatera utara dimana daerah penyangga merupakan daerah urban, dimana jumlah penduduk yang datang dari luar daerah jauh lebih besar dari pertumbuhan jumlah penduduk asal yang ada.
Hal ini bila tidak disikapi dengan bijak akan menjadi permasalahan yang pelik terutama di bidang ekonomi. Dengan hadirnya dosen-dosen Unimed untuk melatih masyarakat serta meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat pemanfaaatan limbah serbuk gergaji ini membawa dampak positif tersendiri bagi masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
"Sehingga hal ini mempengaruhi pendapatan masyarakat yang selama ini hanya menjadi buruh dan pekerja mebel berlahan-lahan dapat memulai kegiatan entreprenurship dan meningkatkan perekonomian keluarga," imbuh Kepala Desa Mekar Sari.