Sabtu, 23 Mei 2026
Harga Garam di Padang Lawas Utara Naik Hingga 100%
Paluta (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap Kamis, 27 Jul 2017 11:07
Akmal Soleh Tanjung
Dok

Akmal Soleh Tanjung


Akmal Soleh Tanjung, pemilik grosir bahan sembako di Pasar Gunung Tua, mengaku sepekan belakangan, pasokan garam yang ia terima kurang dan harganya naik hingga 100%.

"Minggu lalu masih bisa menjual garam dalam bungkus kecil seribu rupiah. Kita beli per packnya sembilan ribu. 1 pack berisi 10 bungkus kecil," kata Akmal Soleh Tanjung kepada UTAMANEWS, Kamis (27/7/2017).
Pekan ini, katanya, harga garam tersebut naik hingga mencapai Rp19.000 per pack.


Kata Akmal, kenaikan harga garam tersebut tak pelak membuat warga kaget, meski begitu katanya warga tetap membelinya.

Meski begitu, katanya, kenaikan bahan pokok campuran makanan ini tak membuat penjualannya menurun. Namun begitu, banyak pelanggan yang mengeluhkan kenaikan ini.

Terpisah, Mak Misbah, warga Lingkungan V, Kelurahan Pasar Gunung Tua, yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual makanan mengaku heran dengan naiknya harga garam.

produk kecantikan untuk pria wanita
"Sebelum bulan puasa kemarin harga garam sudah naik, biasanya 10 ribu, naik menjadi 13 hingga 15 ribu," ujarnya.

"Garam kan dari air laut, Indonesia yang dikelilingi laut kok bisa kekurangan garam," imbuhnya lagi.

Bagi penjual makanan, kata ibu dua orang anak ini, dengan naiknya harga garam yang dia tidak tau apa penyebabnya, otomatis modalnya jadi bertambah dan keuntungan dapat dipastikan berkurang.

"Biarpun harga garam naik, kita tidak bisa menaikkan harga makanan yang kita jual," tandasnya.
iklan peninggi badan

Ginda Harahap, ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Padang Lawas Utara menanggapi naiknya harga garam belakangan ini adalah merupakan hal yang biasa.

Saat ini katanya, sudah banyak petani garam yang berhenti karena biaya produksinya tinggi. Meskipun harga garam naik, menurutnya itu tidak mahal.

Ginda berharap pemerintah mampu mempertahankan stabilitas harga garam demi kesejahteraan petani garam. Pemerintah tidak harus mengimpor garam, karena katanya Indonesia dikelilingi dengan lautnya yang sangat luas.

"Itu hanya karena pasokan garam kita masih tergantung daerah lain, sehingga saat pasokan berkurang, kenaikan pun tak bisa dihindari," pungkasnya.

Editor: Sam
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later