Presiden Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Sehat di bawah pohon Karet
DELI SERDANG (utamanews.com)
Minggu, 19 Apr 2015 10:22
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja, membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada para pekerja PTPN III dan masyarakat sekitar wilayah Sei Karang, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (18/4/2015) sore pukul 16.00 WIB.
Ikut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri BUMN Rini S Sumarno, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Direktur Utama PTPN III, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris.
Jokowi membagikan KIS secara simbolis kepada para buruh kebun PTPN III dan masyarakat setempat yang hadir. Selain itu, Presiden menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan mereka. Jokowi menyerahkan 50 KIS untuk buruh penyadap karet ini.
Sebelum ini, kata Jokowi, banyak orang yang bertanya kepadanya mengenai kapan dibagikan KIS dan KIP itu.
"Setiap ke kampung, ke desa, ke kampung nelayan, saya ditanya, bulan Januari, bulan Februari, bulan Maret, Pak mana Kartu Indonesia Pintarnya? Mana? Dulu katanya waktu kampanye Kartu Indonesia Sehat, mana, Pak," ungkapnya.
Dijelaskan Jokowi, pertengahan Januari anggaran itu baru diketok. Anggarannya, APBN-nya baru diketok. Setelah itu, lanjut Presiden, butuh administrasi, butuh lelang dua setengah sampai tiga bulan sehingga baru sekarang ini bisa mulai dibagikan.
Menurut Jokowi, pemerintah akan membagikan 82 juta Kartu Indonesia Sehat, dan yang pertama di Sei Karang, Deli Serdang itu. Selain itu, pemerintah juga akan membagikan 21 juta Kartu Indonesia Pintar untuk anak-anak.
"Jadi jangan ada yang ngomong, Presiden ngomong doang. Wong baru lelang, gimana kalau kita nanti lelang ya, kan? Nanti kasihan Pak Menteri, Bu Menteri, bisa terkena masalah. Tapi sekarang alhamdulilah sudah selesai semuanya Kartu Indonesia Pintarnya, Kartu Indonesia Sehatnya, tinggal mulai dibagi dibagi, dibagi," terang Jokowi.
Disampaikan Presiden, meski akan dibagikan 82 juta KIS, dan 21 juta KIP, nanti pasti ada yang mengaku nggak dapat. Jika ini terjadi, Presiden Jokowi meminta agar yang tidak dapat segera mendaftar. Namun ia mengingatkan, ada aturannya siapa yang berhak dapat KIS dan KIP.
Sejak diluncurkan pada tanggal 3 November 2014 lalu, Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah salah satu program unggulan dalam Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla
KIS yang terintegrasi bersama Program Keluarga Sejahtera dan Program Indonesia Pintar, setelah penyerahan perdana oleh Presiden Jokowi, pada tanggal 3 November 2014 tersebut, telah terdistribusikan sebanyak 4.426.010 Kartu kepada peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di 18 (delapan belas) Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014, di tahun 2015 ini, BPJS Kesehatan bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, melanjutkan penerbitan dan pendistribusian 81.973.990 Kartu Indonesia Sehat sebagai identitas bagi penerima program jaminan kesehatan untuk peserta PBI. Di bulan Mei 2015, 82 juta penerima KIS PBI ini mulai mendapatkan kartu tersebut. (*)