Warga asing di Rudenim Medan makin banyak
MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 15 Okt 2013 14:23
Warga asing yang ditampung di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan, Kecamatan Medan Belawan saat ini mencapai 187 orang dan jumlah imigran di Rudenim tersebut diperkirakan sudah melebihi kapasitas ideal.
Kepala Rudenim Medan, Herdaus, Selasa, mengatakan, ratusan orang asing yang dititip tersebut, mengalami berbagai masalah, misalnya masuk secara gelap, tidak memiliki dokumen keimigrasian, penyalahgunaan izin tinggal, pencurian ikan di perairan Indonesia dan pencari suaka.
Kehadiran orang asing di Rudenim Medan, menurut dia, seiap bulan terus bertambah dan dikhawatirkan tempat penampungan itu tidak mampu lagi menerima mereka.
“Hal ini perlu menjadi perhatian Rudenim Medan, mengingat keterbatasan daya tampung di institusi hukum tersebut,” ujar Herdaus.
Dia mengatakan, warga asing yang tinggal di Rudenim, sebahagian adalah yang diamankan petugas Imigrasi Pematang Siantar, Tanjung Balai, Asahan,
Sibolga, Belawan dan Medan.
“Warga asing tersebut masuk ke Indonesia atau wilayah hukum Sumatera Utara tidak dilengkapi dengan dokumen keimigrasian, sehingga ditangkap petugas Imigrasi dan aparat kepolisian,” ujarnya.
Herdaus menambahkan, keberadaan warga asing yang tinggal di Rudenim Medan ada yang hingga berbulan-bulan lamanya.Masalah tersebut juga telah dilaporkan Pihak Imigrasi ke perwakilan negara asing yang ada di Jakarta.
Selain itu, orang asing sebagai pencari suaka ke negara lain yang masuk atau nyasar ke Indonesia, seperti warga Myanmar Rohingnya dan Sri Lanka.
“Warga asing sebagai pencari suaka cukup banyak yang ditampung di Rudenim Belawan,” kata Herdaus. (ANT)