Sesosok mayat yang hampir menjadi kerangka ditemukan di sebuah gubuk di lokasi hutan kemenyan Senin (18/2) di Dusun Parmiakan, Desa Huta Julu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Mayat yang ditemukan di tengah hutan tersebut diduga berjenis kelamin laki-laki dewasa.
Penjelasan Kepala Puskesmas Pollung Dr. Mangasi Sihombing mengatakan kondisi mayat sudah hampir menjadi kerangka dan untuk memastikan jenis kelamin masih dapat dilihat dari bentuk mayat. Sementara untuk identifikasi lebih lanjut, sekitar pukul 16.00 Wib mayat tersebut dibawa ke RSUD Doloksanggul terangnya.
Kapolsek Pollung AKP J. Butar-butar di Doloksanggul membenarkan penemuan sesosok mayat tersebut, “kami telah menemukan sesosok mayat di desa Hutajulu sekitar pukul 12.00 WIB dengan berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi nyaris tengkorak, ditemukan di hutan Kemenyan tepatnya gubuk milik Bumin Simatupang yang berjarak sekitar 6 Km dari jalan yang biasa dilintasi warga.
Penemuan mayat tersebut atas laporan Busmin Simatupang (54) warga desa Hutajulu yang ditemukan di gubuk miliknya. Kapolsek mengatakan, pernah mendengar salah seorang bermarga Lumbangaol warga desa Siria-ria Kecamatan Pollung kehilangan anggota keluarganya beberapa waktu lalu.
Oskar Lumban Gaol (42) kepada wartawan saat dikonfirmasi mengenai penemuan mayat tersebut mengatakan bahwa dirinya pernah melaporkan ke kepala desa setempat pada awal Januari 2013, atas kehilangan keluarganya bernama Mangandar Lumban Gaol (45).
Menurut keterangan Oskar, pertegahan bulan November 2012 lalu, Mangandar pergi menuju hutan miliknya untuk mengambil kemenyan. “dia pergi ke hutan kemenyan kami sekitar bulan November 2012 yang lalu dan sampai sekarang kita belum tau kabarnya,” terang Oskar.
Malam tadi, Senin, 18 Februari 2013 sekitar pukul 20.00 Wib, keluarga yang datang dari Siria-ria hadir di RSUD Doloksanggul telah memastikan mayat tersebut adalah Mangandar Lumban Gaol.
Menurut keterangan yang disampaikan Kapolsek Pollung mayat tersebut akan dibawa dari RSUD.“
Sesuai informasi yang dihimpun dari keluarga, malam ini mayat Mangandar akan dibawa ke kampungnya. "Mangandar adalah seorang duda selama 15 tahun,” terang J.Butarbutar melalui ponselnya. (Syahroni)