Diduga kelelahan usai tracking, WNA Polandia meninggal di Bukit Lawang
LANGKAT (utamanews.com)
Minggu, 06 Mar 2016 13:09
Plutowski Slawwomirddriusz (35), warga negara asing (WNA) kebangsaan Polandia, ditemukan meninggal dunia di lokasi objek wisata tempat pemberian makan hewan orang utan/mawas, di simpang Feeding Bukit Lawang Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Jumat (4/3/16) pukul 16.00 WIB.Pria yang berasal dari kota Odansk, Polandia ini sebelumnya telah berkunjung ke Padang Sumbar, dan di Medan tanggal 3 Maret 2016.
Informasi yang diperoleh dari pejabat setempat, korban bersama rombongan sebanyak 10 orang masuk ke penginapan Ecologe di Bukit Lawang ditemani guide asal Padang, Alriyanto (38) warga Jalan Panorama No 29 A Kota Bukit Tinggi Provinsi Sumbar.
“Esoknya sekira pukul 08.30 WIB, korban beserta rombongan berangkat tracking (masuk hutan) yang ditemani dan dipimpin oleh guide Janner Sius Sinulingga (32) warga Perumahan Wisata Bukit Lawang. Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan singgah di tempat makan orang hutan simpang Feeding dan dua WNA lainnya langsung menuju ke penginapan,” ujar sumber yang tidak bersedia dituliskan identitasnya ini.
“Saat korban meninggalkan simpang Feeding dengan jarak lebih kurang 2 KM, korban terduduk lemas dan disarankan rekannya untuk segera kembali ke penginapan, namun Plutowski tidak mau. Setibanya di daerah Air Terjun Ariko Dalam, ia merasa gelisah dan kepanasan kemudian lemas hingga akhirnya meninggal dunia,” tambahnya.
Selanjutnya, pada pukul 18.35 WIB, Polsek Bahorok yang telah menerima laporan langsung meluncur kelokasi dan membawa korban ke Puskesmas Gotong Royong Desa Sampe Raya Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro, SIK, MH melalui Kapolsek Bahorok AKP Darnes Habeahan, ketika dihubungi media via sambungan telepon seluler, Sabtu (5/3/16) membenarkan peristiwa tersebut dan mengakui korban sudah di kirim ke rumah sakit Adam Malik Medan.
“Dari keterangan yang kita peroleh, korban bersama delapan orang rekannya masuk hutan. Kemudian saat di perjalanan mau pulang balik ke penginapan, diduga karena kelelahan korban tiba-tiba lemas, bahkan beberapa temannya berusaha memberikan pertolongan, namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi hingga meninggal dunia di lokasi tersebut,” ujar Kapolsek Bahorok.