SOKSI Kota Medan Sesalkan Arogansi Anggota DPRD Edi Saputra Ke Polisi
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rasi
Kamis, 02 Apr 2020 07:32
Di tengah melandanya wabah virus corona pada masyarakat, beredar luas berita yang lengkap di media sosial dengan video perseteruan antara Anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra dan pihak kepolisian yang dikomandoi Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, yang terjadi pada tanggal 30 Maret 2020 di dekat rumah kediaman korban meninggal dunia akibat virus covid-19 yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Medan Wan Agus Yahya angkat bicara terhadap sikap Anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra tersebut.
"Beredarnya video perseteruan anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra dan pihak kepolisian menunjukkan sikap arogansi yang menantang aparat keamanan dalam menjalankan tugas. Sewaktu di lokasi sebagai Anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra seharusnya menunjukkan sebagai wakil rakyat yang menciptakan keamanan bukan menciptakan keributan," ujar Agus, Rabu malam (1/4).
Agus meminta Edi Saputra untuk meminta maaf ke publik, bukan untuk klarifikasi pembenaran diri.
"Saya berpikir pihak kepolisian sudah menjalankan tugas sesuai protap dan SOP ketika adanya korban virus covid-19, dan itu pemerintah pusat loh yang menetapkan SOP tersebut. Artinya, ini kan wabah, jangan perasaan anggar jago. Yok, saksikan bersama berapa pertambahan korban, di Kota Medan aja lah dulu lihat, bertambah kan", tuturnya.
Beredarnya berita terbaru terkait klarifikasi Edi Saputra yang bukannya minta maaf justru pembenaran diri. "Sah-sah saja mau memberikan statement kepada publik terkait viralnya berita perseteruan tersebut, akan tetapi status Edi Saputra kan Anggota DPRD Medan, bersikaplah untuk rendah hati. Jangan hanya bilang emosi sesaat saja. Jika menunjukkan sikap emosi, seharusnya jangan mau daftar menjadi anggota legislatif. Di luar sana pun banyak yang ingin benar-benar tulus menjadi penyambung lidah rakyat bukan menciptakan kegaduhan," kesal Agus didampingi Marudut Simanjuntak, Sekretaris SOKSI Kota Medan.
"Saya minta lembaga DPRD Kota Medan melalui Badan Kehormatan Dewan untuk memanggil dan memeriksa Edi Saputra," tegas Agus.
Agus mengungkapkan apresiasinya terhadap Kapolsek Medan Area Kompol Faidir yang sabar menanggapi sikap Edi Saputra.
"Meskipun Edi Saputra selaku Anggota DPRD Kota Medan yang membawa nama Kapolrestabes Medan, sikap Kapolsek Medan Area tidak gentar menghadapi sikap arogansi Edi Saputra yang beberapa kali beliau menyebut sebagai Anggota DPRD kota Medan. Saya mendukung Kapolsek Medan Area yang bersikap arif pada saat kejadian tersebut. Begini, jika ada SOP dan protap mau siapa pun itu memang harus dilaksanakan," ujar Agus mengapresiasi Kapolsek Medan Area.