Jumat, 22 Mei 2026
Pemuda Muhammadiyah Sumut Imbau Semua Elemen Anak Bangsa Menahan Diri
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam Kamis, 16 Mei 2019 17:26
Basir Hasibuan, M.Pd
Istimewa

Basir Hasibuan, M.Pd

Basir Hasibuan M.Pd., Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, menghimbau semua elemen anak bangsa untuk menunggu keputusan KPU 22 Mei nanti.

"Bagaimana pun (KPU) itu lembaga yang sah secara hukum", tuturnya pada media ini, Kamis (16/5/2019).

"Pemilu ini kan pemilu yang lumayan panas, jadi memang semua elemen anak bangsa, menahan diri lah. Jangan memprovokasi. Dari kubu 01 jangan memprovokasi 02. Demikian juga sebaliknya. Itulah yang paling penting bagi kita, apalagi ini bulan ramadhan", tambahnya.

Menurut aktifis pemuda Sumut ini, jika dirasa ada kecurangan-kecurangan, maka dibuktikan lah itu ke lembaga-lembaga yang menanganinya. Jika ada kecurangan yang lebih massif lagi bisa dilaporkan ke MK (Mahkamah Konstitusi).

Dijelaskan Basir lagi, inti dari pelaksanaan Pemilu ini adalah proses demokrasi. "Biasa lah, karena calon cuma 2, menurut yang ini baik, yang sana juga bilang baik. Tapi penentuannya kan sudah dilakukan tanggal 17 April kemarin", tegasnya.

Ia menegaskan, persatuan Indonesia ini lebih penting dari segalanya. "Ini kan serentak Pileg dan Pilpres, kalau ada yang merasa dicurangi silahkan ke lembaga yang berwenang, bawa bukti. Karena kalau tidak disertai dengan bukti-bukti, ya sama juga dengan bohong", ungkapnya.

"Harapan kita Indonesia ini kan tetap aman nyaman, dan ini memang tergantung di penyelenggara, kalau di penyelenggara ini ditemukan ada kecurangan ditemukan maka bisa ricuh. Tapi kalau penyelenggara baik, jujur dan betul-betul membuktikan kejujurannya itu, saya yakin nanti tidak akan ada perlawanan", tutup Basir.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later