Senin, 27 Jan 2020 13:16

Pelayanan Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok Dipertanyakan

Depok (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 26 Agu 2019 17:56
Istimewa
Petugas rumah sakit saat dikonfirmasi.
Kisah buruk pelayanan kesehatan kembali mengemuka ke publik. Kali ini seorang karyawati, I, yang dibawa ke IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok oleh saudara kandungnya setelah terjatuh saat turun dari kereta api menerima pelayanan buruk dari badan layanan publik tersebut.

Informasi dihimpun, setelah tiba di IGD pukul 10:30 WIB, pasien tersebut kemudian didaftarkan, namun terlihat tidak ada pelayanan dan penanganan khusus yang diberikan, bahkan pasien dibiarkan menunggu sekitar 1 jam lamanya tanpa ditangani secara medis. Padahal tampak jelas pasien tersebut sangat membutuhkan penanganan yang cepat untuk segera diobati.

"Itu kakak kandung saya ditolak oleh pihak rumah sakit ini, katanya tidak masuk kategori emergency. Padahal luka parah. Pasien hanya meminta dokter untuk rontgen kakinya sebagai kepastian, dan akhirnya pasien harus menunggu 2,5 jam lebih untuk penanganan. Prosedur pelayanan rumah sakit ini harus dipertanyakan", kata Adik kandung korban, Andri.


Saat dikonfirmasi, Senin (26/8/19), Wakil Direksi Mitra keluarga Yuyun Yuchani mengatakan, dalam penanganan pasien tersebut terjadi kesalahpahaman dalam penanganan, dan secepatnya akan kami tidak lanjuti.

"Saya minta maaf, dalam kasus ini ada miss komunikasi, dan segera kami selesaikan masalahnya", ungkapnya saat didatangi oleh pasien, yang emosi melihat pelayanan rumah sakit.

Menurut Dokter Andre Anggoman, selaku pihak yang dipercayai menangai pasien tersebut, mengungkapkan jika pasien dalam keadaan normal dan tidak masuk kategori emergency.

Menurut Andre, ategorinya adalah sesak napas, tidak bisa jalan dan kurang cairan.

"Patah tulang, shock, penurunan kesadaran, namun pasien yang dinyatakan tidak masuk kategori tersebut bisa berjalan", katanya, seperti dikutip dari saksimata.co.

Sedangkan Inge selaku Kabag Humas, saat dimintai keterangan oleh wartawan, mengenai kronologi permasalahan menolak untuk memberikan keterangan dan mencoba menutupi masalah tersebut serta mengusir wartawan dan melarang untuk mengambil gambar.
Editor: Iman

T#g:rumah sakitRumah Sakit Mitra Keluarga Depokuneg2
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Jan 2020 18:04

    Proyek Jembatan Gantung Di Desa Sinabongan Dinilai Tidak Berkualitas

    Jembatan gantung di Desa Sinabongan  Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara dinilai proyek tak bermutu dan tidak berkualitas.Demikian disampaikana warga setempat, Edi Tanjung saat bertemu a

  • Jumat, 20 Des 2019 10:20

    Yessy 'Kecewa' Pelaku Penipuan Tak Ditangkap

    Korban kasus penipuan Yessy Helmiwati Panjaitan (38), warga Pasar VIII, Gang Sopoyono, Tanjungmorawa- Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, kecewa atas tidak ditahannya tersangka yang telah merugikan dir

  • Kamis, 12 Des 2019 15:32

    Warga Gerah, Musrembang Desa di Sergai Ini Terkesan Terburu-buru

    Pjs. Kepala Desa Dinilai Mengangkangi Kedaulatan Rakyat

  • Minggu, 01 Des 2019 21:01

    Parade Keroncong Hospital Di Jember

    Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Rumah Sakit Umum Daerah dr Soebandi Jember (RSUD dr Soebandi Jember) ke 45, diantaranya Parade Keroncong Hospital 2019 yang digelar di halaman

  • Kamis, 24 Okt 2019 14:24

    Bantah Tudingan Eks Panitia, Ketua: Tiga Kandidat Lolos Calon Kepala Desa Lubuk Hulu

    Ketua Pemilihan Kepala Desa Lubuk Hulu Zainuddin, membantah tudingan terhadap tiga eks anggotanya, yang dimuat dalam pernyataan tertulis mereka pada tanggal 18 Oktober 2019, yang menyebutkan ketua pan

  • Minggu, 20 Okt 2019 14:40

    Soal Dugaan Ijazah Palsu, Warga Lubuk Hulu Sampaikan Mosi Tak Percaya pada Panitia Pilkades

    Warga Masyarakat Desa Lubuk Hulu rasa tak percaya terhadap kebenaran dan keabsahan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Ijazah SD atas nama Saharuddin. Terkait hal ini, warga akan menyampaikan kepada Pani

  • Rabu, 16 Okt 2019 14:06

    Perjuangan Novi, Ojek Sayur Di Marelan Membesarkan Tiga Anak Seorang Diri

    Seorang janda bekerja sebagai ojek sayur bernama Novi, warga Lingkungan VI Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, mengasuh tiga anak yatim dengan keadaan serba kekurangan dan sangat memprihatinkan.N

  • Jumat, 27 Sep 2019 16:27

    Rumah Sakit Bukan Tempat Menakutkan

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH meresmikan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima, Jalan Ayahanda Medan, Kamis (26/9). Dengan peresmian tersebut diharap

  • Jumat, 06 Sep 2019 08:26

    Yonglani membantah telah menganiaya A Mei

    Yonglani Damanik alias Yek Yong, pengusaha Restoran Internasional di Jalan Gereja Kota Pematang Siantar mengklarifikasi adanya pemberitaan di sejumlah media yang menuding dirinya melakukan penganiayaa

  • Jumat, 30 Agu 2019 13:40

    Jalan Protokol Ajumu Rusak, Provsu Diminta Tegur Perusahaan Pembawa Muatan Melebihi Tonase

    Potret jalan protokol Ajamu yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari sepanjang jalan Sei Pinang hingga jalan menuju simpang Ajamu kondisi jalan tampak dengan kasat mata kondisinya be

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak