Selasa, 26 Jan 2021 11:49

Menyulap Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Minggu, 27 Sep 2020 10:27
Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/ Parada Al Muqtadir
Sabrina membuka dan mengikuti seminar nasional secara virtual yang diselenggarakan Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Wilayah Sumut.
Limbah sampah rumah tangga yang selama ini meresahkan masyarakat, ternyata bisa disulap menjadi barang yang bernilai ekonomi. Antara lain dengan mengolah limbah organik menjadi arang briket dan eco enzyme (cairan hasil fermentasi sampah organik) untuk mendukung industri pangan dan energi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina usai membuka dan mengikuti seminar nasional secara virtual yang diselenggarakan Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Wilayah Sumut, di Rumah Dinas Sekdaprov Sumut Jalan Mongonsidi Medan, Sabtu (26/9).

"Teknologi briket dan eco enzyme adalah salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah, terutama sampah organik yang potensinya sangat besar, 60% sampah di Sumut adalah sampah organik yang harusnya dapat dimanfaatkan menjadi lebih bernilai atau lebih dikenal dengan konsep circular economy," ujarnya.

Sabrina juga menjelaskan, ada dua langkah dalam melakukan pengelolaan persampahan yang saling berkaitan, yaitu pengurangan dan penanganan sampah. Pengurangan sampah dapat dilakukan melalui pembatasan timbulan sampah, pemanfaatan kembali sampah rumah tangga dan melakukan pendauran ulang sampah rumah tangga. Untuk melakukan pengelolaan sampah, Pemprov Sumut melibatkan stakeholder, peneliti dan akademisi.

"Kebijakan dan strategi Pemprov Sumut dalam pengelolaan sampah tertuang dalam Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 3 Tahun 2020, mengamanatkan target pengurangan sampah sebesar 22% di tahun 2020," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Forhati Sumut Paranita Sagala mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan karena melihat bahwa saat ini yang paling terdampak pandemi Covid-19 adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Forhati ini adalah organisasi yang beranggotakan perempuan, di Sumut kita ada di 16 kabupaten/kota. Kami fokus pada pemberdayaan perempuan. Saat ini, kita melihat dampak dari pandemi amat terasa bagi pengusaha kecil dan menengah. Untuk itu kita pikirkan apa yang bisa dilakukan dari rumah dan ternyata kita bisa olah sampah menjadi bernilai ekonomi," ujarnya.

Karena ini berkaitan dengan lingkungan hidup, Paranita pun berharap setelah acara tersebut selesai akan banyak anggota yang mulai melakukan pengelolaan sampah dengan metode eco-enzyme.

"Semoga banyak dari kita yang setelah acara ini dapat mencoba manfaatnya. Karena tidak hanya baik untuk lingkungan, tapi juga baik untuk ekonomi, dimana sampah yang selama ini kita buang ternyata masih bisa dimanfaatkan kembali," harapnya.
Editor: Herda

T#g:ForhatiSampah
Berita Terkait
  • Jumat, 18 Des 2020 18:38

    Kabid DLH Supardi Sitohang Langsung Tanggapi Keluhan Warga Terkait Sampah

    Sampah bekas tunasan ranting pohon sudah empat hari teronggok di pinggir jalan depan mess Pemda Labuhanbatu di jalan Meranti kelurahan Padang Matinggi kecamatan Rantau Utara, tidak diangkut mobil angk

  • Jumat, 27 Nov 2020 16:37

    Sampah Material Kayu Penuhi Bendungan Bajayu Tebing Tinggi

    Ratusan kubik material kayu memenuhi Bendungan Sei Padang (Bajayu) yang berada di Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (27/11/2020). Ratusan kubik batang kayu ini t

  • Sabtu, 21 Nov 2020 22:21

    Bank Sampah Masjid Ar-Rivai diluncurkan

    Persoalan sampah menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Karena itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat, instansi atau le

  • Selasa, 17 Nov 2020 05:17

    Musa Rajekshah Berpesan Agar Masyarakat Bijak Kelola Sampah

    Sampah selalu dikonotasikan dengan sesuatu yang sudah tidak berguna dan pantas untuk dibuang. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata sampah juga bisa diolah kembali menjadi barang berguna hingga bernil

  • Senin, 19 Okt 2020 14:29

    BPBD Binjai bersihkan sungai Bangkatan dari tumpukan sampah yang menyumbat

    Dalam rangka mengurangi resiko Bencana, Pemerintah Kota Binjai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, terus menggalakkan kegiatan bersih Sungai Bangkatan dari tumpukan sampah

  • Selasa, 29 Sep 2020 19:09

    Pjs Wali Kota Medan Apresiasi Fasilitas Pengelolaan Limbah & Sampah

    Pjs Wali Kota Medan, Ir Arief Sudarto Trinugroho MT sangat mendukung dan mengapresiasi kehadiran Fasilitas Pengelolaan Limbah dan Sampah di Kawasan Industri Medan (KIM) 4. Sebab, kehadiran fasilitas i

  • Sabtu, 19 Sep 2020 12:49

    Manfaatkan Nilai Ekonomis Sampah

    Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan meminta kepada masyarakat agar memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomis jika diproses atau didaur ulang.Hal tersebut disampaikan Umar Zunaidi saat

  • Selasa, 11 Agu 2020 22:11

    DLH Sumut Salurkan 31 Becak Pengangkut Sampah ke Kabupaten/Kota

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan bantuan 31 unit becak motor pengangkut sampah kepada kabupaten/kota se-Sumut. Bantuan ini diharapk

  • Minggu, 05 Jul 2020 09:15

    Akhyar: Sampahku, Tanggungjawabku

    Sebanyak 289 siswa SMP dari berbagai sekolah di Kota Medan menerima sertifikat sebagai agent of public relation (PR) lingkungan. Sertifikat diserahkan langsung Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir

  • Selasa, 23 Jun 2020 05:33

    Bupati Sergai Tinjau Pasar Pekan Sialang Buah, Sampah Berserakan

    Bupati Sergai Ir H Soekirman dan Ketua DPRD dr Riski Ramadhan Hasibuan SH SE, melakukan peninjauan ke Pasar Pekan Sialang Buah dan di depan SD Negeri 102013 Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu, Seni

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak