Kehadiran Komnas HAM ke Sari Rejo mengecewakan masyarakat
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Utama News
Kamis, 25 Agu 2016 13:37
Kedatangan perwakilan Komnas HAM ke Sari Rejo, Medan Polonia, Sumut, pada 18-19 Agustus lalu ternyata malah membuat rakyat kecewa.
Kedatangan pejabat-pejabat HAM guna melakukan investigasi peristiwa kerusuhan TNI AU Lanud Soewondo dan warga Sari Rejo itu tidak seperti yang diharapkan warga, dan masyarakat mengaku masih merasa belum puas.
Pasalnya, kinerja Natalius Pigai yang saat itu menjadi perwakilan dari Komnas HAM terkesan seperti memijak air panas.
Hal tersebut disampaikan oleh ketua Forum Masyarakat (Formas) Sari Rejo, Pahala Napitupulu kepada awak media, kemarin (24/8) di Warkop Jurnalis, Jalan KH Agus Salim, Medan.
"Kami merasa kecewa dengan kehadiran Komnas HAM kemarin. Datangnya seperti memijak air panas, datang jam 12 sampai disini, jam 2 jalan 100 meter ke Sari Rejo, terus bilang dia dipanggil Panglima (Pangdam I BB)," kata Pahala.
"Harusnya pelapor dulu yang diperiksa. Setelah bertemu pelapor baru datang ke Panglima. Walau setelah itu dia datang lagi sorenya, hanya berbasa-basi," sambungnya.
Begitu juga dengan hari kedua investigasi, warga kembali merasa dikecewakan oleh perwakilan Komnas HAM, Natalius Pigai.
"Besoknya ditunggu sampai jam setengah 12, lalu pergi jam 2, warga ya kecewa," ungkap Pahala.
Oleh karena itu, warga meminta Komnas HAM melakukan investigasi ulang di Sari Rejo dan mengirimkan perwakilan selain Natalius Pigai.
"Kami meminta dikirimkan kembali Komnas HAM kemari, tapi jangan Pigai, kirim yang independen," tandasnya.