Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, menyerahkan bantuan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Sumut senilai 500 juta untuk bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (17/12/2025).
Bantuan kemanusiaan ini, di terima secara simbolis oleh Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu, yang juga sebagai sekretaris Korpri Kabupaten Tapteng, di halaman upacara Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Jalan Dipenegoro, Medan.
"Terimakasih, ini bukan hanya simbol yang diberikan kepada masyarakat Sumut, tapi ini satu bentuk hadirnya KORPRI secara langsung dan tidak langsung kepada korban bencana," kata Gubernur Sumut.
Bobby Nasution yang juga sebagai Ketua Dewan Penasehat KORPRI Sumut mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk empati anggota Korps Pegawai Republik Indonesia, pada korban bencana alam.
Gubsu Bobby juga membacakan kata sambutan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif, bantuan tersebut juga merupakan satu implementasi dari delapan tekad kesiapsiagaan KORPRI. Dalam tekad tersebut, seluruh ASN diminta untuk siaga bencana. Dan, menumbuhkan empati untuk saling membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana di Sumatera.
“Kalau saya baca tadi, poin kelima (tekad kesiapsiagaan Korpri) untuk bisa memiliki moral dan juga empati kepada korban bencana, hari ini Korpri Sumut memberikan empati yang sangat luar biasa,” sebut Ketua Dewan Penasehat KORPRI Sumut Bobby Nasution.
Dalam sambutan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif, yang dibacakan Gubernur Sumut pada upacara itu, mengajak seluruh anggota Korpri di mana pun untuk mengambil sikap siaga.
"Ada 8 tekad kesiapsiagaan KORPRI yang mesti dilaksanakan dengan kekompakan dan soliditas," lanjutnya.
Pertama, memperkuat persatuan dan soliditas korps. Kedua, menegakkan netralitas dan integritas. Ketiga, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi. Keempat, menanamkan nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab.
Selanjutnya, kelima, seluruh ASN diminta untuk siaga bencana. Serta menumbuhkan empati saling bantu korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. Keenam, meningkatkan pendapatan negara dan daerah harus menjadi fokus seluruh ASN. Ketujuh, KORPRI mengawal reformasi birokrasi. Serta kedelapan, menjaga nama baik KORPRI dan ASN.
Selain Kabupaten Tapanuli Tengah, bantuan juga diserahkan kepada Kabupaten - Kota di wilayah terdampak bencana, antaranya Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal dan Kota Sibolga.
Dengan rincian bantuan yang diserahkan antara lain, Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar Rp 500 juta, Tapanuli Selatan sebesar Rp 500 juta, Tapanuli Utara sebesar Rp 400 juta, Mandailing Natal sebesar Rp 150 juta, Humbang Hasundutan sebesar Rp150 juta dan Kota Sibolga sebesar Rp 300 juta.
Penyerahan bantuan ini termasuk ke dalam bagian rangkaian kegiatan HUT KORPRI Tingkat Provinsi Sumut.