Kondisi bak kontainer sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai yang terlihat mulai rusak, dikeluhkan sejumlah warga.
Pasalnya, fisik bak sampah tersebut sudah berkarat dan berlubang hingga dikhawatirkan menimbulkan sejumlah dampak.
Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Hairil, mengakui jika bak kontainer sampah tersebut sudah cukup lama tidak diganti.
"Seingat saya sejak sekitar tahun 2013 silam. Sejak saya disini kerusakan bak sampah tindaklanjutnya hanya di rehab. Perbaikan biayanya berkisar 4 jutaan per-unit. Sebenarnya memang ya harus diganti,' ucap Hairil, Rabu (30/8).
Pun begitu, untuk mengganti bak kontainer sampah lama dengan yang baru disebut Hairil terkendala di sektor anggaran dikarenakan penyediaan dana pengadaan bak sampah tidak secara khusus.
Dikatakannya, bahwa pengajuan untuk pengadaan bak sampah kontainer belum diakomodir, maka pihaknya akan merehab semua bak sampah yang rusak.
"Untuk 1 unit biayanya sekitar 42 Juta. Sementara dana suku cadang kita hanya berkisar 250 juta yang mencakup diantaranya untuk pergantian Oli 26 unit armada, rem dan yang lainnya," beber Hairil.
Walau pun begitu, Hairil juga menyayangkan kerapnya pintu bak sampah yang hilang. "Ya, sering hilang pintunya," pungkasnya.
Menurutnya, peran Lurah dan Kepala Lingkungan juga cukup krusial untuk mensosialisasikan ke warganya agar membuang sampah ditempat yang sudah disediakan.
"Dalam hal ini juga penting kesadaran masyarakat akan kebersihan," beber Hairil.
Berikut daftar lokasi penempatan bak sampah kontainer Dinas Lingkungan Hidup di 5 Kecamatan di Kota Binjai :
- Perumnas Berngam, Jalan Raimuna : 2 Unit
- Kelurahan Tangsi (belakang Sekolah Tamsis) : 1 Unit
- Jalan T. Imam Bonjol : 2 Unit
- Jalan Ikan Arwana : 1 Unit
- Jalan T.Amir Hamzah (depan PLN) : 1 Unit
- Belakang pajak pagi : 1 Unit
- Perumahan Payaroba : 1 Unit
- Jelan Kedondong : 1 Unit