Senin, 14 Jun 2021 00:39

Aksi Di DPRD Sumut, Gerakan Pemersatu Bangsa: Tolak Perusak Islam

MEDAN (utamanews)
Oleh: Tuan Laen
Selasa, 01 Des 2020 15:31
Istimewa
Masyarakat kota Medan yang tergabung dalam Gerakan Pemersatu Bangsa saat berunjuk rasa di DPRD Sumut, Selasa (1/12/2020).
Massa Gerakan Pemersatu Bangsa (GPB) ikut menyatakan menolak kehadiran Habib Rizieq Shihab (HRS) ke kota Medan. 

Penolakan ini disampaikan dalam bentuk aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut jalan Imam Bonjol dan titik nol kota Medan di depan kantor pos besar, Selasa siang (1/12/2020).

GPB menilai kehadiran HRS di Sumatera Utara berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, dengan statemen kalimat jorok. 

Tampak massa membawa sejumlah spanduk berisi foto HRS dan tulisan "Perusak Islam - Perusak Umat - Pemecah Belah Bangsa - Ngaku Ulama Tapi Tutur Katanya Jorok - Masyarakat Sumut Menolak Rizieq Shihab." 
Ustad Khair Munthe, yang menjadi salahsatu orator menyatakan bahwa HRS bukan lah imam besar umat Islam, ia hanya imam besar Ormas yang dibentuknya sendiri.

"Kalau ada masyarakat kota Medan yang mengatakan bahwa Rizieq Shihab adalah Imam Besar umat Islam, saya tegaskan bahwa dia bukanlah imam besar umat Islam, dia hanya imam besar buat kelompok mereka-mereka saja", ungkapnya.


Ustad Khair Munthe juga menegaskan apabila ada kelompok masyarakat yang memuji-muji dan mengagung-agungkan saudara Rizieq Shihab agar waspada, jangan sampai pujian-pujian yang disampaikan lebih tinggi daripada kepada Allah SWT.

Ia meminta umat Islam waspada terhadap bentuk kesesatan berpikir yang sengaja dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin membuat Negara Kesatuan Republik Indonesia hancur.

"Hari ini di Indonesia, ada oknum-oknum yang ingin mengacaukan kedamaian sehingga terjadi kekacauan dan kericuhan di tengah-tengah masyarakat. Ini garis besar yang harus kita pahami", ujarnya.

Aksi massa Gerakan Pemersatu Bangsa ini diterima oleh Edward Zega, Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan kepulauan Nias. Mantan Bupati Nias Utara ini menyatakan bahwa aspirasi ini akan diteruskan ke pimpinan DPRD dan pemerintah. Edward juga mengapresiasi aksi yang berjalan tertib dan tidak anarkis.

Aksi massa di DPRD Sumut dan tugu titik nol juga diwarnai pembakaran baliho bergambar Rizieq Shihab dengan ban bekas.
Editor: Budi

T#g:HRS
Berita Terkait
  • Senin, 14 Des 2020 12:54

    Komjen Pol Agus Andrianto Minta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Massa Pascapenahanan MRS

    Sejumlah aksi protes terhadap kepolisian terjadi menyusul Muhammad Rizieq Shihab (MRS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Di antaranya pelemparan bom molotov di Polda Sulawe

  • Sabtu, 12 Des 2020 22:12

    Polisi Ajak Rizieq Tunaikan Salat Maghrib Berjamaah

    Rizieq Shihab dan polisi dari Polda Metro Jaya menunaikan Salat Maghrib berjamaah disela-sela berlangsungnya pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan.  Kepala Divisi Huma

  • Jumat, 04 Des 2020 02:04

    Rizieq Shihab Harus Tanggung Jawab Timbulkan Kerumunan di Masa Pandemi

    Saat ditemukan 80 pasien corona baru dari Petamburan dan Bogor, mereka langsung dikaitkan dengan Habib Rizieq. Karena faktanya dari pasien-pasien tersebut adalah jamaah Rizieq dan selalu datang saat i

  • Kamis, 26 Nov 2020 22:16

    Polri Sebut Baliho Habib Rizieq ditertibkan karena melanggar Perda

    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, penertiban baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang dilakukan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, selain melanggar aturan atau Peraturan

  • Rabu, 25 Nov 2020 09:15

    Ketua GNPF Ulama Kota Binjai Heran Atas Munculnya Penolakan Terhadap Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

    Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, mengaku heran dengan munculnya penolakan terhadap kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shiha

  • Senin, 23 Nov 2020 18:23

    Kapuspen TNI: Penurunan Baliho HRS Oleh Pangdam Jaya Didukung Panglima TNI

    Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan perintah untuk menurunkan baliho HRS karena kewenangan ada di Pangdam Jaya. Tentunya Panglima TNI mendukung langkah yang diambil Pangdam Jaya, karena yang tahu si

  • Kamis, 10 Des 2020 12:50

    Ratusan Massa Aliansi Pemuda Asahan (APA) Tolak Kehadiran Rizieq Shihab di Asahan

    Warga Asahan menolak kehadiran Rizieq Shihab di Kabupaten Asahan. Bubarkan Ormas Radikal FPI. Rizieq Shihab Perusak Kerukunan Umat Beragama, Indonesia Damai Tanpa FPI.Demikian disampaikan Indra dan ra

  • Kamis, 26 Nov 2020 16:16

    Foto Habib Rizieq Shihab kembali diinjak-injak dan dibakar Warga di Medan

    Penolakan dari kelompok masyarakat mengenai rencana kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan kembali terjadi. Kali ini datang dari Garda Pembela NKRI. Mereka aksi di depan gedung DPRD Provinsi Sumu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak