Rabu, 27 Mei 2026
14 Bus Trans Binjai Diduga Membebani APBD
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 05 Sep 2023 21:05
Bus Trans Binjai
Istimewa

Bus Trans Binjai

Sejak tahun 2017 lalu, keberadaan Bus Trans Binjai milik Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, belum menunjukkan hasil maksimal. Bahkan, pengoperasian 14 unit Bus tersebut dinilai hanya membebani APBD Kota Binjai. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum awak media, setiap tahunnya, APBD Kota Binjai digunakan untuk membayar honor para supir dan kernet Bus Trans Binjai. Jumlahnya juga terbilang fantastis, sekitar Rp. 900.000.000 (Sembilan Ratus Juta Rupiah). Jumlah tersebut belum termasuk anggaran BBM maupun perawatan Bus kebanggaan Pemko Binjai tersebut. 

Walau APBD Kota Binjai terus dikeluarkan untuk pengoperasian Bus Trans Binjai, namun masyarakat menilai hal tersebut belum mendapat hasil baliknya kepada kas daerah.

Pasalnya, Dinas Perhubungan Kota Binjai selaku stakeholder terkait untuk pengoperasiannya, masih menggratiskan kepada masyarakat untuk naik bus tersebut. Bahkan, keberadaan angkutan moda darat massal ini juga dinilai tidak mendapat perhatian masyarakat.
Di tengah kondisi keuangan Pemko Binjai yang defisit, sudah seharusnya pengoperasian Bus Trans Binjai sejatinya harus dikaji ulang. Sebab hal itu merupakan pemborosan bagi keuangan daerah. 

Dari informasi yang diperoleh, ada sekitar 50 pekerja honorer untuk Bus Trans Binjai. Jumlah tersebut terdiri dari koordinator lapangan, pengawas, supir, kernet hingga jaga malam.

Umumnya mereka mendapat gaji yang bervariasi, mulai dari Rp. 1.250.000 (Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) hingga Rp. 1.800.000 (Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). 

Jika diakumulasi gaji yang diperoleh mereka rata rata sebesar Rp. 1.500.000/bulan, maka APBD Kota Binjai terbebani Rp. 75.000.000 setiap bulannya untuk pembayaran para tenaga honorer tersebut. Artinya, dalam setahunnya Pemko Binjai mengucurkan anggaran sebesar Rp. 900.000.000 dari APBD Kota Binjai. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Dana tersebut belum termasuk perawatan dan BBM untuk pengoperasiannya.

Terkait hal itu, awak media pun mencoba melakukan konfirmasi kepada Ka UPT, Supardi Tamba, di poll Bus Trans Binjai yang berada di eks Pasar Berngam, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota. 

Namun beberapa orang yang berada ditempat tersebut mengatakan jika Ka UPT sedang keluar. "Bapak lagi keluar bang, mungkin ke Kantor Dishub," ungkap beberapa orang yang berada di Poll Bus Trans Binjai tersebut, Selasa (5/9) siang. 

iklan peninggi badan
Awak media pun selanjutnya melakukan konfirmasi kepada Kadishub Binjai, Chairin Simanjuntak. Namun sempat tidak diresponnya. 

Tak berselang lama, awak media kembali melakukan konfirmasi melalui sambungan WhatsApp. Walau direspon, namun jawaban yang diberikan oleh Kadishub Binjai terkesan tidak memuaskan. "Oke, nanti dikabari," tulisnya melalui layanan pesan singkat WhatsApp, Selasa (5/9). 

Pantauan awak media saat berada di Poll Bus Trans Binjai, 14 unit Bus tersebut terparkir rapi di parkirannya yang terletak di bekas Pasar Berngam tersebut. Bahkan sejumlah orang terlihat membersihkan bus-bus tersebut. 

Fasilitas pendukung untuk Bus Trans Binjai seperti halte yang tersebar di 5 Kecamatan di Kota Binjai, kondisinya juga memprihatinkan. Bahkan, beberapa di antaranya juga sudah mengalami kerusakan. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later