Koum An-Har: Kami siap memenangkan Andar-Hariro untuk Paluta
Paluta (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap
Sabtu, 17 Feb 2018 06:17
Ketua umum Koum An-Har Muhammad Rifai Dalimunthe S.Kom dan Sekretaris Koum An-Har Amas Muda Dalimunthe SH.
Komunitas untuk mendukung Andar-Hariro (Koum An-Har) yang diketuai oleh Muhammad Rifai Dalimunthe S.Kom telah resmi dikukuhkan pada saat Pembentukan dan Pengukuhan Tim Pemenangan Andar-Hariro di Posko Tim Pemenangan An-Har pada hari Rabu, (14/2/2018).
Pria yang akrab disapa Pay ini menyatakan siap untuk mendukung dan memenangkan Paslon Andar-Hariro pada Pilkada Padang Lawas Utara (Paluta) bulan Juni 2018 mendatang.
Pria yang juga sebagai Ketua AMPI Kecamatan Halongonan Timur ini menyatakan bahwa Koum An-Har lahir untuk menjadi wadah bagi seluruh lapisan masyarakat Paluta yang siap secara sukarela tanpa membedakan-bedakan golongan untuk mendukung Paslon Andar-Hariro. Bahkan katanya, tidak tertutup kemungkinan, untuk masyarakat Paluta yang berada di luar daerah juga boleh bergabung.
"Mengingat masyarakat Padang Lawas Utara tidak lepas dari tali persaudaraan yang kuat, maka kami terinspirasi untuk menamai Komunitas ini dengan singkatan KOUM. Arti kata KOUM dalam bahasa Tapanuli Bagian Selatan adalah saudara, kerabat, atau keluarga.
Dengan hadirnya Komunitas ini semoga menjadikan masyarakat Paluta murkoum (semakin erat kekeluargaannya) dengan Paslon. Tanpa membedakan-bedakan golongan kami menerima seluruh lapisan masyarakat Paluta yang ingin bergabung secara sukarela bersama Koum An-Har untuk memenangkan Paslon An-Har. Sahata ma hita!!!" tuturnya, Jum'at (16/2/2018).
Pay juga menyampaikan pesan damai Pilkada kepada seluruh masyarakat Paluta untuk bersama-sama menjaga kenyamanan Pilkada. Menghargai perbedaan pandangan dan perbedaan pilihan, serta menjaga kekondusifan perhelatan Pilkada.
"Kita ini masyarakat beradat, Dalihan Natolu adalah bukti kekerabatan kita dalam bermasyarakat. Jangan karena Pilkada hita marbada (jangan karena Pilkada kita berkelahi), kebebasan yang teratur adalah Demokrasi, saling menghargai adalah wujud suksesnya demokrasi," pungkasnya.