Selasa, 24 Nov 2020 21:32
KPU
  • Home
  • Kesehatan
  • Ridwan Kamil Pantau Simulasi Pemberian Vaksin COVID-19 di Kota Depok

Ridwan Kamil Pantau Simulasi Pemberian Vaksin COVID-19 di Kota Depok

Depok (utamanews.com)
Oleh: Dito
Jumat, 23 Okt 2020 00:23
Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memantau secara langsung simulasi sistem pemberian vaksin COVID-19 yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar di Puskesmas Poned Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10/20).

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengatakan, simulasi bertujuan mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk vaksinasi COVID-19, dan jumlah warga yang disuntik dalam sehari. Selain itu, simulasi merupakan respons cepat terhadap pembelian vaksin oleh pemerintah pusat. 

"Simulasi ini akan mengetahui satu puskesmas dapat melakukan penyuntikan berapa kali. Misal sehari 100 orang, kami hitung berapa jumlah puskesmas di Depok. Lalu, dikalikan jumlah sasaran yang ditargetkan. Itu pentingnya simulasi ini," kata Kang Emil. 

Kang Emil mengikuti semua rangkaian simulasi. Mulai dari screening, cuci tangan, pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, proses penyuntikan, sampai menunggu 30 menit untuk melihat reaksi vaksin. 

Menurut Kang Emil, pihaknya akan membuat sejumlah skenario untuk vaksinasi. Jika kapasitas Puskesmas dinilai kurang, pihaknya akan menyiapkan gedung-gedung publik sebagai tempat penyuntikan vaksin. 


Begitu juga apabila tenaga kesehatan vaksinasi kurang. Pemda Provinsi Jabar akan membuka pendaftaran relawan tenaga kesehatan dengan sejumlah kriteria. 

"Nanti ketahuan jumlah orang perhari yang divaksin. Apakah jumlah puskesmas yang ada di Depok dan Jabar cukup? Kalau tidak cukup, berarti gedung serbaguna, gedung olahraga, dan gedung lain akan kita jadikan tempat vaksinasi," ucapnya. 

"Kalau jumlah tenaga vaksinnya juga tidak cukup, berarti kita buka relawan sesuai kriteria untuk jadi penyutik dan tim panitia," imbuhnya. 

Sebanyak 9,1 juta warga di Republik Indonesia rencananya akan divaksinasi pada November hingga Desember 2020 dengan vaksin yang dibeli pemerintah pusat dari tiga produsen vaksin luar negeri. 

Kang Emil mengatakan, Kota Depok diproyeksikan menjadi daerah pertama di Jabar yang melakukan vaksinasi COVID-19. Setelah itu, empat daerah lain di kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) akan melakukan vaksinasi COVID-19. 


Pemda Provinsi Jabar mengajukan alokasi bagi 3 juta warga Jabar khususnya untuk wilayah Bodebek karena merupakan daerah epidemiologi tinggi. 

"Kewenangan untuk menentukan jumlah alokasi vaksin untuk setiap provinsi itu tetap berada di pemerintah pusat," kata Kang Emil. 

Vaksinasi COVID-19 diprioritaskan bagi orang yang berisiko tertular, seperti tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan, tenaga kesehatan di laboratorium rujukan COVID-19, dan TNI/Polri. 

Kang Emil mengatakan, vaksinasi dilakukan kepada warga yang berusia 18-59 tahun. Warga yang berusia diluar rentang tersebut, kata ia, akan disuntik vaksin apabila mendapat rekomendasi dari dokter. 

"Untuk yang diluar umur itu (18-59 tahun) harus menggunakan rekomendasi dari dokter. Karena vaksin yang diteliti ini tidak ada relawan usia balita, dan lanjut usia," ucapnya. 

Menurut Kang Emil, vaksinasi COVID-19 akan menguras waktu dan tenaga yang banyak. Oleh karena itu, persiapan yang matang diperlukan. 

"Prosesnya rumit, tapi lebih baik jadi masyarakat yang siap daripada nanti jadi keteteran," ucapnya. 

Kang Emil mengatakan, dengan adanya penyuntikan vaksin COVID-19 pada November-Desember 2020, virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 tidak langsung menghilang. Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M sampai kondisi pulih. 

"Seperti cacar di dunia setelah divaksin grafik turun. Begitu juga COVID-19. Tidak akan hilang langsung 100 persen karena bertahap. Yang pasti warga Depok kami prioritaskan sebagai kota pertama dapat vaksin ini," katanya. 
Editor: Herda

T#g:DepoksimulasiVaksin
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 16 Nov 2020 10:06

    Covid Makin Ganas Setelah Divaksin, KNPI Minta Publik Tidak Terprovokasi

    Sebuah penelitian menunjukkan virus Covid-19 berpotensi semakin ganas apabila disuntik vaksin. Hal ini bahkan menimbulkan keresahan karena pemerintah mengklaim vaksin akan tersedia akhir tahun ini.&nb

  • Minggu, 08 Nov 2020 22:48

    Juliadi ingatkan warga Binjai, ada 3 kunci penting hadapi Covid-19

    Calon Walikota Binjai nomor urut 3, H Juliadi SPd MM, mengingatkan warga Kota Binjai agar menjaga 3 kunci pokok dalam menghadapi Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Ketiga hal itu ialah iman,

  • Minggu, 01 Nov 2020 02:01

    Program Vaksinasi Harapan Baru di Masa Pandemi

    Program vaksinasi di Indonesia rencana dilaksanakan dalam waktu dekat. Rencana ini menjadi harapan baru bagi Pemerintah maupun masyarakat di masa pandemi Covid-19.Pemerintah Indonesia melalui Kementer

  • Minggu, 25 Okt 2020 17:55

    KPU Kota Medan Gelar Simulasi e-Rekap Penghitungan Suara

    Komisi Pemilihan Umum Kota Medan menggelar kegiatan Uji Coba Sirekap di TPS dalam Pilkada Medan 2020 yang di kantor KPU kota Medan, Sabtu (24/10). Kegiatan ini diikuti seluruh PPK peserta Pilkada Kota

  • Jumat, 23 Okt 2020 12:23

    Tim Gabungan Korem 174 Merauke Berhasil Padamkan Karhutla

    Tim Gabungan Komando Resort Militer 174/Anim Ti Waninggap (Korem 174/ATW) Merauke berhasil memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kebun Coklat, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Provinsi Pa

  • Minggu, 18 Okt 2020 08:38

    KPU Medan Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menggelar "Simulasi Pemungutuan dan Penghitungan Suara dan Penggunaan Sirekap di halaman Kebun Bunga Tjong Yong Hian Jalan Kejaksaan No 36 Kelurahan Petisah Teng

  • Kamis, 15 Okt 2020 01:15

    Pemerintah Pastikan Vaksin Aman Untuk Masyarakat

    Pemerintah telah menetapkan target bahwa vaksin Covid-19 akan tersedia dan terjangkau untuk masyarakat pada 2021 mendatang. Saat ini pemerintah juga sedang berupaya menyelesaikan uji klinis vaksin yan

  • Sabtu, 03 Okt 2020 10:03

    Berkantor di Depok, Ridwan Kamil Sosialisasi COVID-19 Langsung ke Masyarakat

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengisi hari pertama "berkantor" di Kota Depok salah satunya dengan sosialisasi COVID-19 kepada para tokoh masyarakat berpengaruh.Usai menunaikan salat Jumat di Masjid Al-B

  • Rabu, 30 Sep 2020 12:30

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan berkantor di Depok

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar -selanjutnya ditulis Gugus Tugas Jabar- rencananya akan berkantor di Kota Depok mulai pekan depan.Hal i

  • Jumat, 18 Sep 2020 02:48

    Indonesia hanya akan gunakan Vaksin yang sudah teruji

    Uji Klinis vaksin Covid-19 tetap menunjukkan progres, namun Indonesia berkomitmen untuk hanya menggunakan vaksin yang telah teruji, memiliki efektifitas dan keamanan serta izin edar.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak