Informasi dihimpun UTAMANEWS, kejadian ini bermula saat sejumlah anak kelas V SD 173404 Simangaronsang mengadu ke orangtuanya bahwa setelah mereka selesai mandi di tambok tersebut, mereka menyadari satu temannya yang bernama Hammalekot Purba, 12 tahun, tidak kelihatan.
"Sekira sepuluh orang anak, termasuk Hammalekot Purba mandi-mandi di tambok Sitio-tio setelah pulang dari sekolahnya. Namun, setelah semua hendak pulang setelah berpakaian kembali, Hammalekot tidak terlihat dan pakaiannya masih terletak di pinggiran kolam," ujar Sianturi, warga Doloksanggul.
Selanjutnya teman-teman korban pergi untuk memberitahukan hal itu ke orang tua korban dan warga, kemudian warga Lumban Julu, Simangaronsang bersama sama mencari keberadaannya.
Petugas yang hadir di lokasi pencarian kemudian menurunkan alat berat milik Pemkab Humbahas untuk membuka tanggul kolam tersebut, guna debit air.
"Setelah mulai mengurangi debit air sejak pukul 17.00 wib, maka sekira pukul 18.35 wib, ketika air sudah surut hingga ketinggian satu meter, korban tampak tergeletak di dasar di tengah-tengah kolam, dalam kondisi meninggal dunia," ujar Sianturi.
Selanjutnya jenazah korban diboyong ke RSU Doloksanggul dan kemudian dikembalikan pada orang tuanya.