Seratusan Remaja Binaan LDII Terima Penyuluhan Bahaya Narkoba & Seks Bebas
MEDAN (utamanews.com)
Minggu, 26 Apr 2015 12:03
Pemerintah Kota (Pemko) Medan memberikan apresiasi kepada penyelenggara dalam hal ini Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Medan yang telah menggelar acara penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan Seks bebas bagi para remaja yang dinilai sangat positif, dan diharapkan melalui kegiatan penyuluhan ini dapat memotivasi dan menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda dalam melawan Narkoba dan seks bebas sebagai musuh laten.
Hal ini dikatakan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin saat membuka penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan Seks bebas bagi para remaja yang berlangsung Minggu (26/4) di Masjid Ar-Rahman Jalan Gaperta Ujung Gang Masjid, hadir Ketua DPW LDII Sumut Ir Agus Purwanto, Ketua DPD LDII Kota Medan H Hasoloan Simanjuntak, ketua kopmisis Fatwa MUI Medan KH Zuilfikar Hajar Lc, dan para tokoh masyarakat dan ulama Kota Medan.
Dikatakannya, bahaya Narkoba dan seks bebas harus dihempang dengan menghindarkannya dari kehidupan seluruh masyarakat terutama para generasi muda dari pengaruh-pengaruh negatifnya, caranya adalah memutus mata rantai peredarannya mulai dari hulu hingga ke hilir, hulunya adalah produsen lalu mata rantainya adalah para pengedar dan kemudian hilirnya adalah pemakai, mata rantai ini harus diputus dengan membasmi produsen dan pengedar sehingga tidak lagi dapat mengalir hingga ke hilir.
“Mencermati bahaya Narkoba dan seks bebas, kita pantas khawatir, melihat peredaran yang demikian luas serta penyalah gunaannya, dan pengaruh Narkoba ini telah sampai kepada segmen yang paling berbahaya yaitu telah menyentuh murid dan pelajar sekolah menengah atas, pertama dan bahkan murid SD, kini perlu menjadi perhatian kita semua untuk upaya menekan pengaruh yang lebih buruk lagi,“ ujar Eldin.
Eldin menekankan kepada para generasi muda agar jangan sampai terpengaruh dan terjebak ikut-ikutan melakukan seks bebas serta penyalahgunaan, peredaran dan mengkonsumsi Narkoba, karena hal ini sangat berbahaya bagi masa depan, melalai penyuluhan ini diharapkan para remaja peserta nantinya mampu memfilter diri sendiri dari bahaya Narkoba dan seks bebas melalui berbagai kreativitas dan pengembangan diri, pengembangan diri akan memberikan generasi muda memliki daya inovasi serta daya saing yang tinggi.
Panitia penyuluhan bahaya Narkoba dan seks bebas Mukti Ratmono melaporkan, kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan dan pengetahuan para remaja sekaligus menghindarinya, para peserta penyuluhan ini terdiri dari remaja yang dibina oleh LDII sebanyak seratusan orang lebih, dengan nara sumber, H Hasan Maksum (MUI), Drs Zulkarnaen (BNN) dr Hj Pocut Fatimah (Dinkes) dan dari Dinas Pemuda Dan Olahraga Kota Medan. (red)