Pospera Ajak Bangun Persatuan Melawan Kekuatan Imprealisme
MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 07 Mar 2017 18:40
Seratusan massa dari Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) dipimpin Sadam Husein Sianturi berunjukrasa di depan Gedung DPRD-SU, Selasa (7/3). Massa menyerukan, agar segera membangun persatuan segenap rakyat Indonesia untuk menghadapi Freefort dan kekuatan-kekuatan imprealisme asing yang selama ini secara tidak adil merampok asset dan kekayaan alam Indonesia beserta para kolaboratornya di dalam negeri.
“Sudah waktunya praktek ketidak-adilan atas kekayaan sumber daya alam diakhiri. Gagasan nawacita dan trisakti mesti harus digaungkan setelah adanya kasus PETRAL di Migas pada tahun 2015,” tutur orator.
Pospera di seluruh Indonesia melakukan aksi bersamaan turun ke jalan di masing-masing kota menyampaikan aspirasi yakni mendukung sepenuhnya Presiden Jokowi dan Mentri ESDM untuk tidak ragu-ragu dalam menghadapi PT Freeport, mengingat kekayaan alam dan asset yang ada di bumi Indonesia ini harus dilindungi dan digunakan sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat sesuai amanat pasal 33 Undang-Undang Dasar tahun 1945.
Pospera mengecam keras sikap elit PT Freeport yang menjadikan buruhnya menjadi tameng untuk menekan Pemerintah.
“Jika PT Freeport tetap keras kepala dan tidak mau tunduk kepada hukum serta peraturan yang ada di Indonesia, maka dengan ini Pospera mengajak masyarakat untuk mendesak negara melakukan langkah nasionalisasi tambang dan asset Freeport untuk dikelola oleh Pemerintah melalui kerjasama Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun koperasi rakyat, sebagai representatif perwakilan rakyat atas pengelolaan, pengerusan kekayaan alam plus asset,” ujarnya. (Anton)