Jumat, 22 Mei 2026
Kader Demokrat yang terlibat korupsi akan dipecat
MEDAN (utamanews.com)
Minggu, 01 Des 2013 06:02
Diklat caleg anggota DPRD Sumut di hotel Polonia, 30/11
twitter.com/@istieazhar

Diklat caleg anggota DPRD Sumut di hotel Polonia, 30/11

Sebagai Ketua DPR dan Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie mendukung penuh upaya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam membasmi berbagai praktik kecurangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Dengan komitmen tersebut, Partai Demokrat tidak akan pernah membela dan melindungi kadernya yang terbukti memiliki keterlibatan dalam tindak pidana korupsi.

“Siapa saja kader yang terbukti bermasalah, kita keluarkan. Siapa saja kader yang terbukti terlibat dalam korupsi akan dipecat dari Partai Demokrat. Itu ‘clear’,” kata Marzuki saat memberikan Pendidikan dan Pelatihan bagi calon anggota DPRD Sumut, Sabtu, 30/11, di hotel Polonia Medan.

Marzuki Alie yang ikut berkompetisi menjadi Capres dari partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa partainya sedang “berbenah” dengan “menyingkirkan” kader bermasalah yang terlibat kasus korupsi.
Pembenahan itu untuk menunjukkan konsep dan komitmen Partai Demokrat terhadap pemberantasan korupsi.

Namun Marzuki enggan menetapkan target peraihan kursi legislatif dalam Pemilu 2014 terkait pembenahan itu.

“(Peraihan kursi) itu persoalan lain. Kita hanya ingin rakyat tahu Partai Demokrat berbenah,” katanya.

Dengan pembenahan tersebut, kata dia, Partai Demokrat nantinya akan diisi kader-kader yang tdak bermasalah dengan hukum, terutama kasus dugaan korupsi.
produk kecantikan untuk pria wanita

“Supaya rakyat tahu kita berbenah. Sekarang dan seterusnya tetap komitmen mendukung pemberantasan korupsi,” kata Marzuki. (Ant
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later