Jumat, 22 Mei 2026
BNN gadungan ini nyaris tewas dihajar massa di Perumnas Mandala
MEDAN (utamanews.com)
Jumat, 10 Jun 2016 07:12
Ahmad Taufik (28), warga Jalan Pasar VII Tembung, nyaris tewas dihakimi massa karena mengaku sebagai anggota BNN (Badan Narkotika Nasional). Informasi dihimpun dari masyarakat sekitar, guna memenuhi uang hari raya lebaran, Ahmad Taufik bersama rekannya mencoba menangkap warga dengan alasan memiliki narkoba pada Rabu (8/6).


Awalnya, Taufik bersama empat rekannya, yang bermarga Sitepu, Siagian,dan Sinaga,serta bernama David berkeliling mencari mangsa dengan mengendarai mobil Kijang Kapsul warna hitam Nopol BK.1481.BP dan dua sepeda motor Honda Supra X warna kuning Nopol BK.4319.SS serta Yamaha Mio 125 warna hitam Nopol BK.170.AFW.

Saat melintas di jalan Gagak Raya, Perumnas Mandala, mereka menangkap warga setempat bernama Edi (30). Petugas jaga malam ini mereka tuduh menggunakan narkoba. Pada penangkapan itu, Ahmad mengaku sebagai petugas BNN. 
Naas, karena korban merasa tidak pernah menggunakan narkoba, Edi langsung berteriak minta tolong kepada warga. Lalu warga yang mendengar teriakan korban langsung mengerumuni para pelaku. Warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku langsung menangkap dan menghajarnya hingga babak belur dan nyaris tewas. Empat rekan pelaku lainnya berhasil melarikan diri. 

“Jadi dia ini mau menangkap warga kami dengan tuduhan menggunakan narkoba, dan mengaku sebagai anggota BNN, tetapi kami yang sudah curiga karena pelaku memiliki tato. Kami langsung menangkapnya, sedangkan temannya berhasil melarikan diri,” ucap Kepling V, Idris (50).

Warga kemudian menyerahkan pelaku yang sudah babak belur ke Polsek Percut Seituan,, berikut mobil dan dua sepeda motor yang dikendarai para pelaku.

Sementara itu, dengan wajah babak belur, Ahmad Taufik membantah dirinya anggota BNN. Dia mengaku hanya diajak rekannya untuk membawa warga yang akan direhab. “Nggak ada aku ngaku petugas BNN. Aku hanya ikut Pak Sitepu menjumpai warga yang akan direhab,” dalihnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Terpisah, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Lesman Zendrato, pada Kamis (9/6) menuturkan bahwa pelaku sudah diamankan dan kini tengah dilakukan pemeriksaan penyidik. “Namun belum kita ketahui apakah benar anggota BNN atau tidak, saat ini kasusnya masih diselidiki,” ujarnya.

(Dian)
Tag:
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later