Jumat, 22 Mei 2026
Muhammad Soleh Lubis, mantan aktivis yang bersinar di bisnis mobkas
TABAGSEL (utamanews.com)
Kamis, 08 Des 2016 07:53
Bisnis jual beli mobil bekas (mobkas-red) di daerah Kabupaten Palas dari tahun ke tahun menunjukkan trend pertumbuhan yang signifikan. Bisnis ini juga dinilai dapat memberikan prospek pendapatan ekonomi yang cerah di masa depan, sebagai salah satu bidang usaha yang menjanjikan untuk digeluti.

Hal ini ditunjukkan dengan tingginya animo masyarakat di daerah ini untuk memiliki kenderaan bermotor roda empat, yang saat ini bukan lagi dianggap sebagai gaya hidup, tapi lebih kepada kebutuhan keluarga dan masyarakat luas. Mengingat jauhnya jarak tempuh dan efisiensi waktu serta keuangan yang dikeluarkan masyarakat di sini saat bepergian, bila dibandingkan dengan menggunakan bus angkutan umum maupun jasa rental mobil.

Demikian diungkapkan Muhammad Soleh Lubis (Foto), satu pebisnis jual beli mobkas kepada wartawan, Rabu (7/12), bertempat di showroom Palas Auto Mobil miliknya, di bilangan Jalan Ki Hajar Dewantara Sigala-gala, Sibuhuan. Usaha ini sudah digelutinya sejak tahun 2014 lalu.

"Bila di tahun 2013 ke belakang saya aktif menyuarakan issue-issue sosial, politik dan kemasyarakatan melalui gerakan kemahasiswaan di Kota Medan. Maka di tahun 2014, saya beralih dari seorang aktifis dengan membuka usaha jual beli mobkas di daerah kelahiran saya ini," ungkap.
"Kenapa saya membuka usaha ini. Karena saat ini mobil sudah menjadi kebutuhan masyarakat, bukan lagi gaya hidup. Karena dengan memiliki mobil sendiri, tentunya kita lebih mudah dan lebih efisiensi saat bepergian jauh, seperti ke Kota Medan yang membutuhkan waktu 12 jam dengan bus atau ke Pekanbaru, Riau, yang waktu tempuhnya sekitar 8 jam," sebutnya.

Dengan memiliki mobil sendiri, lanjutnya, tentu waktu tempuh ke Kota Medan ataupun ke Pekanbaru akan lebih cepat. "Selama kita berada di Kota Medan ataupun Pekanbaru, sesuai pengalaman, ternyata biaya yang dibutuhkan lebih murah dengan kita menggunakan mobil pribadi daripada kita menggunakan angkutan umum. Itulah alasan yang tepat, sehingga penjualan mobkas di showroom saya dari tahun ke tahun terus meningkat," sebutnya.

Dikatakannya, pada tahun 2014, dalam sebulan bisa terjual sebanyak 2 sampai 3 unit mobkas. Kemudian di tahun 2015, naik menjadi rata-rata sebanyak 3 sampai 5 unit mobkas terjual setiap bulannya, dan di tahun 2016, sebanyak 5 sampai 7 unit mobkas terjual. "Pada bulan nopember kemarin, sebanyak 10 unit mobkas bisa terjual dalam sebulan," terangnya.

"Modal awal saya membuka usaha mobkas ini di tahun 2014 lalu, hanya sebesar Rp. 50 juta. Kini, saya sudah punya modal sebesar Rp. 200 jutaan dengan perputaran uang mencapai sebesar Rp. 500 jutaan perbulannya. Untuk modal, saya dibantu lembaga perbankan (BRI-red). Kalau penjualannya dibantu lembaga pembiayaan atau leassing (SMS Finance-red)," paparnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kalau penjualan mobkas di bawah Rp. 60 juta, biasanya pembeli membayar kontan atau cash. Tapi, kalau harga penjualan mobkasnya di atas Rp. 60 jutaan, biasanya pembeli kita arahkan ke lembaga leassing, yang menjadi mitra kerja kita. Pembeli mobkas kita mayoritas dari masyarakat Palas, sebagian ada juga dari Padangsidempuan dan dari Gunung Tua, Paluta," jelasnya.

Untuk pengambilan unit mobkas, lanjutnya, biasanya dipesan dari Kota Medan atau dari Pekanbaru. Namun, Soleh lebih sering mengambil unit mobkas dari Pekanbaru yang harganya lebih rendah daripada unit mobkas yang diorder dari Kora Medan dengan harga yang lebih tinggi, namun kondisi dan keadaan mobkas yang serupa.

Sedangkan jenis, merek dan model atau type mobkas yang laris manis di pasaran masyarakat Palas, tambahnya, adalah jenis mobil real van, yakni merek pabrik Suzuki untuk type vitara dan escudo. Juga merek pabrik Toyota untuk type Avanza, Kijang Kapsul maupun Kijang Jantan. Sedikit peminat mobil sedan.

iklan peninggi badan
"Melihat kondisi masyarakat di daerah Palas yang mayoritas petani sawit dan karet ini, apalagi saat ini harga sawit sedang tinggi. Saya yakin dan optimis usaha jual beli mobkas ini, salah satu jenis usaha yang sehat dan prospeknya cerah di masa depan," katanya.

"Mengingat keuntungan yang diambil dari setiap penjualan satu unit mobkas itu, sebanyak 10% persen dari harga pembeliannya. Bila rata-rata dalam sebulan bisa terjual 6 unit mobkas dengan harga Rp. 60 juta perunitnya, maka penghasilan saya bisa mencapai Rp. 36 juta kotor, perbulannya. Itulah kenapa saya katakan bisnis ini sangat menjanjikan," tutupnya. (MS)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later