Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri acara Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Siantar-Simalungun di Convention Hall Siantar Hotel, Sabtu (28/01/2023).
Mahasiswa yang merupakan bagian dari generasi muda adalah harapan bangsa dalam menata masa depan yang lebih baik, guna mewujudkan cita-cita bangsa. perlu pemikiran yang serius guna terciptanya masyarakat yang religius, makmur dan damai melalui generasi yang cerdas dan profesional.
Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA menyampaikan, “Saya atas nama pribadi dan pemerintah kota Pematang Siantar menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan konferensi cabang (Konfercab) pengurus cabang pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Siantar Simalungun."
"Konfercab ini harus dapat menjadi momentum untuk memperkokoh peran dan fungsi pergerakan pemuda islam indonesia (PMII) di kota pematang siantar, yang selalu komitmen dan konsisten dalam berjuang dan membela kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Lanjut Wali Kota, Salah satu tumpuan tersebut adalah para mahasiswa yang tergabung dalam PMII, untuk turut serta membangun karakter bangsa yang komprehensif dan terintegrasi yang meliputi aspek ideologi bangsa, politik, ekonomi, sosial budaya, agama, pendidikan, norma, lingkungan dan kepemimpinan. Sesuai tema konfercab pengurus cabang pmii siantar-simalungun ini, yaitu: “Regenerasi kepemimpinan PMII untuk menciptakan transformasi dalam menghadapi tantangan global menuju generasi emas 2045”, merupakan salah satu langkah yang positif, sebab regenerasi merupakan kebutuhan utama dalam keberlangsungan sebuah organisasi."
Sebuah organisasi dapat terus maju dan kuat bila memiliki sistem regenerasi yang baik dan penyatuan visi misi serta tujuan sama. Kualitas kader juga menjadi penunjang dalam penilaian sebuah organisasi tersebut baik maupun buruk, karena kualitas kader memberikan sumbangsih pada penguatan sumber daya manusia agar terciptanya kader-kader dalam menghadapi tantangan global.
Kota Pematang Siantar dikenal sebagai salah satu kota dengan toleransi terbaik di Indonesia. Karenanya, tambah dr Susanti Dewayani SpA, kami berharap agar semua pihak, termasuk PMII untuk tetap menjunjung tinggi, merawat serta meningkatkan kembali nilai-nilai toleransi antar suku, etnis, dan agama di kota pematang siantar, sehingga predikat sebagai kota toleransi terbaik di indonesia bisa diraih kembali. Kami mengajak semua pihak, termasuk PMII Kota Pematang Siantar untuk senantiasa bekerjasama, bersinergi, dan berkolaborasi dengan Pemko Pematang Siantar serta dukungan terhadap program-program Pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Ketua Pelaksana Rizky mengatakan terima kasih kepada seluruh panitia serta para tamu dan undangan. Dalam Konfercab PMII ke-22 ini dapat melahiran regenerasi yang dapat bersinergi dengan Pemerintah dan Organisasi-Organisasi lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PC PMII Siantar-Simalungun Rifki Pratama menyampaikan terima kasih kepada para senior, instansi, pemerintah atas dukungan dari materil dan moril dalam perjalanan kepengurusan PMII.
“Menuju transformasi eksistensi pemuda/i dalam menyongsong generasi emas 2045 ditengah tantangan global, PMII memerlukan keselarasan pemikiran baik secara internal maupun eksternal. Namun ditengah perjalanan tentu ada kekurangan dan kelebihan pada tubuh pengurus akan menjadi proyeksi dan pembenahan untuk regenerasi pengurus selanjutnya,” tandasnya.
Kemudian, Imran Simanjuntak Sekretaris PCNU Pematang Siantar menuturkan bahwa kematangan pemuda berorganisasi diuji saat proses perjalanan kepengurusan dan dinamika dengan tantangan zaman yang menjadikan mental dan karakter serta membentuk paradigma Mahasiswa.
Lebih lanjut, Ketua Umum PKC PMII Sumut Muhammad Tarmizi dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya kepada pengurus PC PMII Siantar-Simalungun yang telah sampai proses regenerasi roda organisasi.
“Tanda organisasi yang sehat ada dua hal, yakni kaderisasi dan regenerasi, saya sangat mengapresiasi kepada PMII Siantar-Simalungun telah membangkitkan kembali semangat ber-PMIInya kepada rekan-rekan mahasiswa secara bertahap dan persuasif. Peluang-peluang menghadapi tantangan global harus dapat dimanfaatkan melalui soft skill kebutuhan zaman dan masyarakat. Indonesia Emas 2045 harus menjadi tonggak bangkitnya pemuda, dan secara bersama dapat kita raih momentumnya untuk Indonesia Tangguh di skala Internasional,” sebut Tarmizi.
Sebelum menutup sambutan dan membuka Konfercab, Tarmizi mengatakan semoga Konfercab PMII Siantar-Simalungun dapat diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat yang disepakati secara bersama.
Turut Hadir, Perwakilan Kabankesbangpol Pematang Siantar John Rinald Sembiring, Ketua Umum PKC PMII Sumut Muhammad Tarmizi, Perwakilan Kejari Pematang Siantar Rahmad SH, Perwakilan Dandim 0207/S Kapten BJ Tampubolon, Wakapolres Kompol Ismawan Syah SIK MH, Kasintel Polres Simalungun, Ketum-Ketum Cabang Cipayung Plus Siantar-Simalungun.