Fraksi PKS ajak masyarakat untuk memakai pita berwarna hitam di lengan untuk Marsal Harahap
Medan (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Kamis, 24 Jun 2021 21:24
Sebagai bentuk keprihatinan terhadap Marsal Harahap, seorang Jurnalis yang ditemukan tewas dengan luka tembak di tubuhnya pada Sabtu (19/6) Dinihari lalu, Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini duduk di DPRD Sumut, Hendro Susanto, mengajak masyarakat untuk memakai pita berwarna hitam di lengan.
Hal itu dikatakan Hendro Susanto saat digelar Sidang Paripurna tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) tentang APBD Sumut tahun 2020, yang digelar di ruang Paripurna Dewan, Kamis (24/6) Sore.
"Sebab insan Pers yang terdaftar resmi di Dewan Pers, dilindungi oleh Undang Undang dalam menjalankan profesinya," ungkap Hendro.
Tidak hanya itu, sebagai Wakil Rakyat, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat dan Insan Pers, untuk membantu aparat Penegak Hukum dalam mengungkap kasus wafatnya Marsal Harahap, yang juga Pemimpin Redaksi di media Online lassernewstoday.com.
Mewakili Fraksi PKS serta Komisi A DPRD Sumut, Pria berkacamata ini juga mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Korban Marsal Harahap, yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam Mobil yang dikendarainya.
"Atasnama Fraksi PKS serta Komisi A DPRD Sumut, kami turut berduka cita atas pembunuhan Marsal Harahap. Kami juga meminta aparat Kepolisian, agar segera mengusut tuntas kasus ini. Bukan hanya eksekutornya, namun dalang di balik pembunuhan tersebut," tegas Hendro.
Desakan tersebut disampaikan Politisi dari Partai PKS Dapil XII (Binjai-Langkat) saat menginterupsi Sidang Paripurna yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, serta Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, dan sejumlah OPD lainnya.
"Beliau (Marsal Harahap-red) adalah Pejuang Jurnalis. Untuk itu, usut secara tuntas dan sampaikan kepada Publik," pintanya.
Lebih lanjut dikatakan Pria berpostur tinggi ini, sebagai Warga Negara Indonesia, dirinya juga memberikan apresiasi terhadap kinerja aparat Kepolisian yang mempunyai motto "Presisi" ini. Terbukti, 4 hari Pasca kejadian, terduga pelaku penembakan berhasil diamankan.
Artinya, lanjut Hendro, kami menilai kinerja aparat Kepolisian tidak perlu diragukan lagi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Sumatera Utara.
"Kami yakin aparat penegak hukum mampu menuntaskan kasus ini. Sebab kepolisian Sumut sudah teruji dengan membuka kasus antigen palsu di Bandara Kualanamu, membuka kasus vaksin dan menangkap bandar narkoba," ujar Hendro Susanto di akhir ucapannya.
Diketahui, Marsal Harahap, seorang Wartawan asal Sumut, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobil yang dikendarainya, pada Sabtu (19/6) dinihari. Lokasi tempat ditemukannya mobil korban tersebut tidak jauh dari rumah Marsal, tepatnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.