Kerinduan anak anak peserta didik tingkat PAUD, SD dan SMP Se Kota Tebingtinggi untuk bersekolah secara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tampaknya harus ditunda dulu dengan batas waktu yang belum ditentukan, hal ini karena masih adanya tingkat penyebaran pandemi Covid-19 masih tinggi baik tingkat Sumut dan Kota Tebingtinggi.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi Idham Khalid SKM MKes di ruangan kerjanya, Rabu (4/8), mengatakan penundaan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dikarenakan dengan adanya intruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.54/26/INST/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoftimalkan posko penangan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, maka dengan itu semua satuan pendidikan agar melaksanakan beberapa langkah.
"Pembelajaran PTM yang dimulai dari PPDB, MPLS dan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan modal daring (dalam jaringan) sampai ada pemberitahuan selajutnya," jelas Idham.
Ditambahkan Idham, mengoptimalkan pembelajaran daring di semua tingkatan dan melaporkan kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan secara berkala. Semua sekolah diharapkan membuat spanduk di pintu masuk sekolah dengan bunyi pembelajaran dilaksanakan dengan moda daring dan dilarang hadir ke sekolah tanpa ada pemanggilan atau pemberitahuan.
"Dalam hal ini, kita melarang guru- guru dan tata usaha untuk berpergian keluar kota. Semua sekolah dan para guru untuk tetap melaksanakan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," bilang Idham.
Karena belum adanya ketentuan kapan akan dilaksanakan PTM tersebut, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi Idham Khalid menghimbau kepada seluruh orang tua murid untuk bisa mendampingi pembelajaran yang ditugaskan pihak sekolah dengan mematuhi prorokol kesehatan di rumah, karena ada pembelajaran secara moda daring dan luring.
Kata Idham, bagi pelajar yang memiliki handphone android akan melaksanakan pembelajaran secara daring, tetapi bagi peserta didik yang tidak memiliki android akan mengikuti pembelajaran secara luring, artinya peserta didik dengan didampingi orang tua untuk mengambil tugas yang diberikan pihak sekolah kepada peserta didik dan menyelesaikan di rumah, setelah selesai kemudian diantar ke sekolah kembali.
Kepada peserta didik tingkat PAUD, SD dan SMP se- Kota Tebingtinggi diharapkan kesebarannya untuk bersekolah dengan pembelajaran tatap muka, karena saat ini belum bisa dilaksanakan.
"Mari kita berdoa bersama sama agar pandemi Covid-19 segera berakhir, kerinduan anak anak dengan temannya pasti akan terwujud setelah pandemi ini berakhir. Kepada anak didik kami teruslah belajar dan jangan bermalas malas, walaupun pandemi Covid-19, jika kamu rajin maka prestasimu akan tetap terwujud", pungkasnya.