Jumat, 22 Mei 2026
Mahasiswi Kessos USU Turut Bantu Pembelajaran Tunanetra Menggunakan Braille di Tanjung Morawa
Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito Jumat, 13 Jan 2023 20:52
Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kedua di Yayasan Pendidikan Tunanetra (YAPENTRA)
Dok. Kegiatan

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kedua di Yayasan Pendidikan Tunanetra (YAPENTRA)

Novalin Hosio merupakan seorang mahasiswa FISIP USU Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS), NIM 180902096, telah melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kedua di Yayasan Pendidikan Tunanetra (YAPENTRA) Jl.Medan-Lubuk Pakam Km. 21,5 Dusun III Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa Deli Serdang.

Selama melakukan PKL, Novalin dibimbing oleh Supervisor Sekolah, Agus Suriadi, S.Sos., M.Si dimana kegiatan praktikum berlangsung mulai bulan September 2022 sampai bulan Desember 2022, dan kegiatan praktikum dimulai pada tanggal 23 September dan berakhir pada 23 Desember 2022.

Saat PKL dimulai pada bulan September 2022, Novalin melakukan pertemuan pertama dengan perkenalan diri kepada anak-anak dan pegawai di Yayasan Yapentra, dan pada pertemuan berikutnya melakukan pendekatan kepada anak-anak Tunanetra di Yayasan tempat PKL.

Setelah melakukan pendekatan Novalin mulai melaksanakan kegiatan seperti belajar bersama, membantu adik adik mengerjakan tugas sekolah dalam bentuk Bralle dan Awas.
Novalin juga tidak lupa untuk ibadah malam bersama setelah semua kegiatan selesai. Kegiatan yang dilakukan selama masa praktikum agar anak-anak panti ini tidak merasa jenuh dengan proses belajar yang dilakukan setiap harinya yang mengakibatkan mereka bosan.

Selain belajar, Anak-anak juga mengikuti Ekstrakulikuler yang berada di Yapentra seperti, drum, orgen, gendang, seruling, trumpet, serta masih banyak lagi tetapi hal yang membuat Novalin tertarik yaitu, mereka dapat membuat kerajinan tangan yang dapat dijual apabila ada pengunjung atau tamu yang datang ke Yapentra. Uang yang mereka dapat dari hasil dari jualan itu akan ditabung hingga akhir tahun untuk membeli apa yang mereka inginankan. 

Anak-anak yang bersekolah di Yapentra berjumlah 54 anak dan mereka yang bersekolah di Yayasan Tunanetra ini berasal dari daerah yang berbeda-beda, dan mereka semua tinggal di asrama yang telah disiapkan oleh direktur yayasan tersebut. Di antara mereka yang bersekolah di Yapentra, ada juga yang mengikuti sekolah luar biasa di tingkat SMP.

Setelah beberapa bulan Novalin melakukan praktikum di Yapentra, Novalin melihat masalah yang dihadapi oleh beberapa anak dari tingkat SD dan SMP di Yapentra yaitu, kepercayaan diri yang kurang, menganggap dirinya berbeda dari anak normal lainnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Novalin juga turut serta dalam membantu pembelajaran Anak Tunanetra menggunakan Braille. Menyadari akan hal ini Novalin mulai melakukan penggalian masalah dengan menggunakan Tools Focus Group Discussion (FGD).

Novalin menggunakan metode Group Work.Terdapat beberapa tahapan atau proses pertolongan dalam praktek pekerjaan sosial yaitu:

1. Assesment. 
Pada tahapan ini Novalin melakukan pengenalan terhadap klien dengan wawancara, mempelajari masalah-masalah apa saja yang dihadapi oleh klien serta harapan klien.
iklan peninggi badan

2. Perencanaan Program
Novalin menggunakan pendekatan Non-direktif (partisipatif) agar kelompok ikut berperan aktif dalam memberikan ide alternatif program yang disesuaikan dengan potensi yang ada pada kelompok

3. Intervensi
Pada tahap ini Novalin menilai dan memastikan bahwa pelaksanaan intervensi sejalan dengan perencanaannya dan melihat apa perkembangan yang terjadi selama proses intervensi ini berlangsung.

4. Evaluasi Program
Pada tahap ini Novalin selaku peksos melihat apakah program yang telah dijalankan menggunakan tolls Focus Group Discussion (FGD) ini telah membawa perubahan terhadap klien.

5. Terminasi
Tahap ini merupakan tahap dimana Novalin mengkaji kembali program intervensi yang telah dilakukan atau ditetapkan dan juga ingin mengetahui apakah hasil dari intervensi sudah tepat atau belum.

Setelah menerapkan tahapan-tahapan tersebut, beberapa anak yang ikut terlibat dalam kelompok kecil ini mereka dapat menerima kekurangan yang mereka miliki dari lahir, mereka juga mulai menghargai diri mereka sendiri, sedikit melupakan luka batin yang mereka peroleh dari keluarga.

Setelah semua tahapan telah dilakukan, maka di akhir masa praktikum yang dijalankan selama kurang lebih 3 bulan harus berakhir. Novalin sangat berterimakasih kepada pihak Yayasan Pendidikan Tunanetra (YAPENTRA) karena telah menerima dengan sangat baik untuk melakukan praktikum di panti asuhan ini. 

Bapak Opung Sunggu selaku pengurus yayasan juga mengungkapkan terima kasihnya kepada Novalin karena sudah membantu anak-anak di Yapentra dalam proses belajar dan membantu tugas rumah serta kegiatan lainnya yang dibuat sehingga membuat mereka terhibur dan senang akan kedatangan mahasiswa Peksos.
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later