Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Binjai, akan segera menggelar Diskursus Rekontruksi Nalar Kritis (DISRENATIS) bertajuk "151 Tahun Kota Binjai : Refleksi Problematika Kota Hingga Fenomena Politik Kota Binjai menuju 2024".
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Binjai, Oza Hasibuan, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (16/5) siang. Diakui Oza, kegiatan DISRENATIS tersebut rencananya akan dilaksanakan secara offline di Pendopo Umar Baki, yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Selasa, 23 Mei 2023 mendatang.
Ditegaskan Oza, ada beberapa persoalan yang ada di Kota Binjai yang harus segera disikapi, diantaranya seperti sistem Pembangunan Pendidikan di Kota Binjai harus lebih maksimal serta optimalisasi penggunaan dana BOS guna untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu.
"Sehingga hal itu dapat meringankan siswa yang lain agar mereka juga memperoleh layanan pendidikan dasar yang lebih bermutu hingga pendidikannya selesai," ungkapnya.
Selain di bidang Pendidikan, lanjut Oza Hasibuan, persoalan lainnya juga ada di bidang Kesehatan seperti pelayanan dan fasilitas. Ia menilai, dari sekitar 8 Puskesmas yang ada di Kota Binjai, pihaknya mengharapkan adanya peningkatan pelayanan yang lebih baik serta fasilitas yang memadai.
"Dengan begitu kita berharap Kota Binjai dapat naik level, khususnya dari segi pelayanan Publik," tegas Oza Hasibuan.
Banyaknya keluarga yang masih rapuh, seperti banyaknya kasus perceraian, LGBT, narkoba serta kenakalan remaja, juga ikut disoroti oleh pria berpostur kurus ini.
"Kami juga menyoroti terkait maraknya konflik di lahan eks HGU yang berada di Kota Binjai, yang kerap berujung terjadinya benturan antar masyarakat serta saling lapor dari pihak yang saling berseberangan," beber Oza Hasibuan, seraya mengatakan, sebagai masyarakat, kami sangat berharap agar Kota Binjai lebih kondusif dan aman.
Sebagai Ketua Umum Aliansi Pemuda Mahasiswa Binjai, Oza juga berharap agar pembangunan infrastuktur seperti proyek pembangunan jalan Umar Baki yang saat ini terbengkalai, dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat dapat merasakan ketentraman dan kenyamanan dalam berkendara.
"Mengapa kami juga ikut menyoroti hal tersebut. Karena sampai hari ini kami kerap mendengar keluhan dari masyarakat, khususnya warga Binjai Barat," ungkap Oza didampingi beberapa orang rekannya.
Sebagai seorang aktivis, Oza kembali menegaskan, dalam kegiatan DISRENATIS nantinya, dirinya juga akan memaparkan tentang fenomena Politik Kota Binjai menuju Pemilu 2024.
“Semoga kita tetap menerapkan politik santun, tidak berkotak kotak antar masyarakat, tidak melakukan politik kotor sehingga berpotensi menimbulkan benturan antar masyarakat," kata Oza Hasibuan sembari menegaskan, saatnya bergerak merubah Kota Binjai untuk lebih baik lagi kedepan.
Diakhir ucapannya, Oza juga tidak lupa mengucapkan selamat Hari Jadi Kota Binjai Ke-151, yang jatuh pada esok hari, Rabu 17 Mei 2023. "Dirgahayu Kota Binjai Ke 151 Tahun. Binjai Bersinergi, Tangguh dan Mandiri," demikian ungkap Oza Hasibuan.